Tampilkan postingan dengan label Kyai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kyai. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Februari 2018

Penegakan Hukum Masih Lemah

Jombang, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi, menyoroti masih lemahnya penegakan hukum di Indonesia. Yang terjadi saat ini jika seseorang mencari keadilan terlebih dahulu mencari uang, untuk biaya keadilan.

“Ada kedurhakaan hukum yang terjadi. Terbukti jika ada orang mau mencari keadilan, terlebih dulu harus mencari uang untuk biaya keadilan. Sehingga, jika ada orang kehilangan kambing ternyata biaya mencari kambing sebesar biaya membeli sapi. Jadi sudah kehilangan kambing ditambah kehilangan sapi. Ini yang terjadi,” kata Hasyim.

Penegakan Hukum Masih Lemah (Sumber Gambar : Nu Online)
Penegakan Hukum Masih Lemah (Sumber Gambar : Nu Online)

Penegakan Hukum Masih Lemah

Hal itu diungkapkan Hasyim pada acara Pencanangan Program Lahan dan Hutan Rakyat Departemen Kehutanan kerja sama dengan Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU yang digelar di Alun-alun Jombang, Sabtu (9/12) lalu. Hadir Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Kehutanan MS Ka’ban. Hadir pula Bupati Jombang H Suyanto, beberapa pimpinan pondok pesantren KH Amanullah (Tambakberas), KH Aziz Masyhuri (Denanyar) dan lain-lain.

Para ahli eknomi di negeri ini, lanjut Hasyim, malah membuat melarat rakyat. Demikian pula dengan penanganan korupsi yang masih terkesan tebang pilih. “Yang kena masih nilainya Rp100 jutaan paling-paling. Tetapi, yang besar-besar masih belum tersentuh. Ini bentuk kedurhakaan hukum. Dalam memberantas illegal logging juga demikian. Yang memberantas harus diberantas lebih dulu. Karena itu, kedurhakaan hukum harus kita cegah, jangan sampai kita kualat,” terangnya.

Selain itu, Hasyim mengatakan, sesungguhnya Indonesia adalah negara yang paling makmur. Allah telah memberikan kekayaan melipah ruah. Namun rakyatnya masih miskin, karena tidak pandai bersyukur. Nah, sekarang, mau tidak mau kita harus hadapi pencuri-pencuri serta menanam kembali. “Istilahnya, kecil menanam dewasa memanen, dewasa menanam tua memanen, jika tua menanam cucu memanen dan seterusnya,” ujarnya.

Muslimat Prihatin Hutan Gundul

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Seperti diberitakan sebelumnya, PP Muslimat NU, ternyata memiliki perhatian khusus terhadap lingkungan hidup, terutama permasalahan hutan gundul. “Ini bukti, Muslimat juga peduli pada hutan gundul. Kami juga ikut prihatin rusaknya kondisi hutan kita sekarang ini. Makanya, PP Muslimat melakukan kerja sama dengan Departemen Kehutanan,” kata Khofifah Indar Parawansa.

Di hadapan ribuan anggota Muslimat NU, Khofifah mengatakan, “Jika ibu-ibu punya rencana naik haji, 6 tahun lagi bisa dilakukan, jika sekarang mau mulai menanam kayu jati, ini sudah terbukti di beberapa daerah. Jika sekarang menanam, 6 tahun kemudian hasilnya bisa dinikmati atau memanen, dan itu bisa dipakai ongkos naik haji.”

Tokoh Muslimat asal Surabaya ini menjelaskan, kegiatan tersebut mendapat dukungan sepenuhnya dari sejumlah Pimpinan Wilayah Muslimat NU. Antara lain, PW Muslimat Papua, PW Muslimat Lampung dan PW Muslimat DIY. “Seluruh Ketua PW Muslimat yang hadir di sini, siap menanam dan melestarikan hutan. Karena, kami turut prihatin dengan kenyataan gundulnya hutan,” jelasnya.

Waspada

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Menteri Kehutanan MS Kaban MSi, di depan ribuan anggota Muslimat NU mengaku sempat heran. Bahkan, di luar dugaan jika acara pencanangan kerja sama dengan PP Muslimat ini dikemas seperti pengajian akbar. “Kalau tahu begini, istri saya juga saya ajak. Saya tidak sangka kalau 14 ribu anggota Muslimat turut menyaksikan program pencanangan lahan ini,” katanya disambut tepuk tangan.

Ia lalu menanggapi hal-hal yang telah disampaikan Ketua Umum PP Muslimat. Menurut Kaban, jika memang ada keinginan naik haji 6 tahun kemudian, ongkos naik haji memang bisa didapat dari hasil menanam jati. Ia mengaku sudah membuktikan dan itu sesuatu yang tidak mustahil. “Apa yang disampaikan Bu Khofifah itu bukan angan-angan. Saya sendiri telah membuktikan, ada 5 orang anggota keluarga berangkat bersama-sama naik haji dari hasil menanam jati. Saya tanya sendiri pada yang bersangkutan, ini kenyataan,” katanya.

Ia lalu menjelaskan, di Indonesia kerusakan hutan sudah sangat memprihatinkan jutaan hektar hutan telah rusak. “Jika dimulai sekarang menanamnya baru 120 tahun lagi hutan kita bisa pulih. Makanya, Departemen Kehutanan mengajak masyarakat salah satu berkerja sama dengan PP Muslimat melakukan pencanangan rehabilitasi dan lahan rakyat. Jika anggota Muslimat yang jumlahnya 14 ribu hadir di sini menanam semua saya kira bisa menyelesaikan 1 juta hektar. Dengan demikian, pemulihan hutan kita hanya memakan waktu 60 tahun,” jelasnya. (mu)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kyai, AlaNu Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Jumat, 23 Februari 2018

Ansor Jombang Lakukan Pengawasan Dana Desa dan Alokasinya

Jombang, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang tengah melakukan pengawasan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) yang ditetapkan pemerintah daerah setempat. Dalam hal ini, penggunaan Dana Desa diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) nomor 5 tahun 2016.

Ansor Jombang Lakukan Pengawasan Dana Desa dan Alokasinya (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Jombang Lakukan Pengawasan Dana Desa dan Alokasinya (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Jombang Lakukan Pengawasan Dana Desa dan Alokasinya

Pembahasan tematik itu merupakan salah satu rangkaian acara dan konsep dzikir dan shalawat Rijalul Ansor Jombang kota yang dilakukan intensif setiap satu bulan. Selasa (15/3) di aula Masjid Alun-alun Jombang. Pengguliran DD dan ADD di Jombang kali ini mengundang reaksi banyak kalangan, disebabkan jumlah yang tidak sedikit bahkan mencapai miliaran di setiap desa.?

Bentuk pendampingan yang dilakukan Ansor Jombang kota ini meliputi dua hal, yaitu membantu pemerintah daerah dalam pengawasan dan juga pemanfaatannya. Dengan demikian, pengucuran dana tersebut tepat sasaran dan tidak terbuang sia-sia.?

Maghfuri Ridwan, salah satu narasumber dalam pembahasan DD dan ADD mengatakan bahwa DD apabila digabungkan dengan pemasukan desa lainnya, seperti bagi hasil pajak, pendapatan asli desa, dan bantuan khusus, maka jumlahnya mencapai ? lebih dari satu miliar.?

“Di Kecamatan Ngoro keseluruhan dana yang didapatkan sebesar 1,3 miliar per desa,” terang Maghfuri yang juga pendamping Desa di Kecamatan Ngoro Jombang. Namun ? Jumlah demikian tidak sama untuk masing-masing desa. “Disesuaikan dengan kondisi masing-masing,” tambahnya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Penggunaan DD di tahun 2016 ini diprioritaskan untuk dua hal, yakni pelaksanaan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Dua hal ini kemudian dijabarkan sesuai kondisi masing-masing daerah.?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selain melakukan pengawasan, Ansor sebagai organisasi kepemudaan juga harus bisa memanfaatkan dana tersebut sesuai dengan mata anggaran yang ada. Seperti alokasi untuk pemberdayaan masyarakat dan semacamnya. “Karena memang di rekening DD/ADD tidak ada kode yang berbunyi Ansor. Kecuali kegiatan-kegiatan Ansor yang berhubungan langsung dengan DD/ADD,” jelasnya.

Dalam Perbup nomor 5 disebutkan bahwa salah satu yang dianggarkan adalah majelis ta’lim. Hal ini dimungkinkan masih memiliki kecenderungan kuat adalah kegiatan-kegiatan ke-NU-an. “Bupati mempunyai kecenderungan kuat bahwa dana majelis ta’lim itu untuk NU,” ungkap Ulum Sugioto, narasumber yang lain.

Selain anggaran majelis ta’lim, anggaran yang berpotensi untuk bisa dimanfaatkan adalah anggaran bagi seni tradisional. “Yang bisa masuk ke seni tradisional ini diantaranya grup kesenian Banjari, Kesenian ISHARI, termasuk seni pencak silat Pagar Nusa,” tuturnya.

Menurutnya, bisa tidaknya Ansor memanfaatkan DD/ADD ini terletak pada pola komunikasi dengan kepala desa. Sepanjang komunikasi dengan kepala desa baik, maka peluang untuk ikut memanfaatkannya juga besar.

Sementara H Zulfikar Dawan Ikhwanto, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Jombang mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tim khusus untuk melakukan pendampingan terhadap Pengurus Ansor di ranting-ranting, supaya dapat memanfaatkan dana tersebut.?

“Kami sudah tunjuk beberapa Pengurus Cabang Ansor Jombang, untuk melakukan pendampingan ke ranting-ranting agar bisa melakukan pengawasan serta bisa memanfaatkan dana desa tersebut, termasuk jadwal dan pembagian wilayahnya,” tandasnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kyai, Humor Islam Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rabu, 21 Februari 2018

Radikalisme Islam di Indonesia

Judul Buku: Geneologi Islam Radikal di Indonesia   

Penulis: M. Zaki Mubarak

Penerbit: LP3ES, Jakarta

Cetakan: 2008

Radikalisme Islam di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Radikalisme Islam di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Radikalisme Islam di Indonesia

Tebal: xxxvii + 384 halaman

Peresensi: Muhamad Ismaiel



Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Mohammed Arkoun (1999) melihat fundamentalisme Islam sebagai dua tarikan berseberangan, yakni, masalah ideologisasi dan politis. Dan, Islam selalu akan berada di tengahnya. Manusia tidak selalu paham sungguh akan perkara itu. Bahwa fundamentalisme secara serampangan dipahami bagian substansi ajaran Islam. Sementara fenomena politik dan ideologi terabaikan. Memahami Islam merupakan aktivitas kesadaran yang meliputi konteks sejarah, sosial dan politik.

Demikian juga dengan memahami perkembangan fundamentalisme Islam. Tarikan politik dan sosial telah menciptakan bangunan ideologis dalam pikiran manusia. Nyata, Islam tidak pernah menawarkan kekerasan atau radikalisme. Persoalan radikalisme selama ini hanyalah permaianan kekuasaan yang mengental dalam fanatisme akut. Dalam sejarahnya, radikalisme lahir dari persilangan sosial dan politik. Radikalisme Islam Indonesia merupakan realitas tarikan berseberangan itu.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Tepat di sinilah, buku Geneologi Islam Radikal di Indonesia mengungkap realitas politisasi dan radikalisasi Islam. Zaki membuat batasan antara Islam sebagai ajaran penuh damai dan Islam setelah terkooptasi politik ke-Indonesia-an. Baginya, radikalisme merupakan persoalan kompleksitas yang tidak berdiri sendiri. Hampir seluruhnya memiliki pendasaran sangat politis dan ideologis. Layknya sebuah ideologi yang terus mengikat, radikalisme menempuh jalur agama untuk dapat membenarkan segala tindakan anarki. Maka, Islam tak sama dengan radikalisme.

Meski demikian, keberkaitan dengan kultur dan cara berpikir, membuat Islam dan radikalisme tak mengenal ruang. Seakan melebur dalam keberagamaan. Berawal dari memproduksi fanatisme, radikalisme masuk ke dalam ajaran Islam hingga dianggap bagian dari Islam. Lalu, membentuk pemahaman baru, bahwa Islam adalah agama kekerasan. Padahal, setiap agama memiliki sejarah kelam tentang paham fundamental, radikal atau kekerasan. Islam adalah satu di antara banyak agama dunia yang dituding penganjur paham fundamental.

Adalah keberimanan statis membuat radikalisme tak lekang oleh zaman. Ber-Islam dengan iman statis kerapkali menampilkan justifikasi hitam-putih hingga berlanjut pada pembelaan berlebihan terhadap keyakinannya. Saat itu, paham radikal sedang menjadi ideologi mengikat bagi kaumnya. Seperti dikemukakan Eric Hoffer tentang dogmatisme yang mencipta ketundukan mutlak. Tak hanya berhenti pada cara berpikir, dogmatisme demikian liarnya mencipta sikap pasrah.

Namun, Zaki tak mau berhenti di titik itu. Menghadirkan fakta sejarah dari pascakemerdekaan sampai kini merupakan kekuatan untuk mengungkap geneologi redikalisme Islam Indonesia. Buku ini mengungkap tapal perjalanan kaum radikal; Front Pembela Islam (FPI), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Laskar Jihad sepanjang medio 2002, 2003 dan 2005 terutama setelah reformasi.



Sejarah dan Kuasa


Sejarah radikalisme Islam Indonesia sudah ada sejak dulu. Sejak Kartosuwirjo memimpin operasi 1950-an di bawah bendera Darul Islam (DI). Setelah DI, Komando Jihad (Komji) pada 1976 meledakkan tempat ibadah. Pada 1977, Front Pembebasan Muslim Indonesia melakukan hal sama. Dan tindakan teror oleh Pola Perjuangan Revolusioner Islam, 1978.

Teror perlahan memilihkan namanya sendiri untuk Islam radikal, sekalipun belum ada istilah tepat untuk menyebut realitas macam itu. Radikalisme merupakan sebentuk penguasaan tafsir atas Islam secara tekstual. Juga, peradaban teks dengan memperjuangkan formalisasi syariat. Militansi pun berlangsung dan memperkuat gerak Islam radikal di Indonesia.

Radikalisme Islam Indonesia lahir dari hasil persilangan Mesir dan Pakistan. Nama-nama seperti Hassan al-Banna, Sayyid Qutb dan al-Maududi terbukti memengaruhi. Pemikiran mereka membangun cara memahami Islam ala garis keras. Setiap Islam disuarakan, nama mereka semakin melekat dalam ingatan. Bahkan, sampai tahun 1970-1980-an ikut menyemangati perkembangan komunitas usroh di banyak kampus atau organisasi Islam. Juga, FPI dan HTI.

Istilah radikalisme Islam kian menguat tak hanya pada matra tekstualitas agama. Persentuhan dengan dunia kini, menuntut adanya perluasan gerakan. Mulai dari sosio ekonomi, pendidikan hingga ranah politik.

Mungkin, di sinilah letak kekuatan radikalisme Islam Indonesia. Semakin melekat dalam setiap segmentasi sosial, semakin susah dibendung. Ia pandai membaca ruang sosial yang tak cepat lekang. Karena memahami setiap ruang akan mengantarkan radikalisme mencipta mentalitas kultural.

Dari sini, ideologi radikal tampak begitu dekat dengan permainan kuasa. Menempuh jalur politik diyakini dapat mengantarkan Islam pada kondisi lebih tinggi, yaitu, mimpi formalisasi syariat dan terbentuknya negara Tuhan.

Sampai kini, kaum radikal terus berjuang untuk dua hal itu, baik melalui lobi-lobi politik maupun fundamental-ideologis. Ironisnya, Islam hanya dijadikan pendasaran politik kepentingan. Padahal, dalam praktiknya, teror, anarki dan kekerasan secara bergantian dilakukannya. Tidak ada batas baik-buruk, moral-amoral. Semuanya berjalan di tataran politik yang menjauh dari Islam. Akhirnya, radikalisme kadang keliru dalam memahami Islam.

Antara fundamental-ideologis atau kuasa politik, tak bisa menolak realitas pengeremangan Islam. Pemurnian Islam yang dibayangkannya terjebak pada penistaan. Egoisme politik telah mengaburkan cara beragama mereka. Dan, mimpi formalisasi syariat dengan tindak kekerasan hanya menyudutkan Islam. Bahwa Islam sebentuk agama penganjur kedamaian sekaligus keretakan sosial.

Memang, kaum radikal terus mengulang sejarah politisasi agama yang berujung pada sebuah penistaan. Buku ini mencontohkan, bagaimana aksi teror Komando Jihad tahun 1976 hanya menyisakan keresahan sosial. Orang tak lagi nyaman dalam beragama, sebab dihantui kecurigaan antarsesama.

Hingga penelitian ini selesai pada akhir 2005, dogmatisme-ideologis dan permainan kuasa politik masih diminati oleh kelompok Islam radikal Indonesia. Sama seperti meminati kekerasan di jalan Allah.



Peresensi adalah Peraih Paramadina Fellowship 2008
Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Tegal, Kyai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Senin, 05 Februari 2018

IPNU: Teror Samarinda Lukai Hari Toleransi Dunia

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat?



Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) mengecam peledakan bom di pelataran Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Ahad (13/11). Siapa pun dan apa pun latar belakang pelakunya, telah melukai kedamaian dan toleransi. Peledakanbom tersebut, menurut Pimpinan Pusat IPNU sangat merusak kemanusiaan di saat dunia memperingati Hari Toleransi ?pada 16 November.?

IPNU: Teror Samarinda Lukai Hari Toleransi Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU: Teror Samarinda Lukai Hari Toleransi Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU: Teror Samarinda Lukai Hari Toleransi Dunia

?

"Kita diingatkan kembali akan pentingnya rasa toleransi di antara umat beragama. Seperti juga yang dicontohkan oleh bapak bangsa kita, KH Abdurrahman Wahid, yang selalu menggaungkan nilai-nilai toleransi," ucap Ketua Umum PP IPNU Asep Irfan Mujahid.

Pria yang akrab disapa Asmoez ini menuturkan, ?melalui toleransi, semua menghormati manusia tanpa membedakan latar belakang ras, suku, agama, kepercayaan, warna kulit ataupun orientasi seksual. Hal yang menjadi realitas dalam kehidupan sehari-hari. Agama Islam mengajarkan kedamaian damai, dan sangat menghargai perbedaan.

"Mengutip Q.S Al Hujurat ayat 13, yang intinya Allah SWT menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal," tuturnya.?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dia menambah?kan, kekerasan yang mengatasnamakan perjuangan Islam, merupakan tindakan yang mencoreng kesucian Islam itu sendiri. Tindak kekejaman dalam bentuk dan tujuan apa pun, sangatlah biadab dan keji. Islam tidak mentolerir aksi teror yang mengancam umat lain.?

"Penistaan agama, bukan hanya dari ucapan, tapi juga dari perilaku," tambahnya.

Lanjut Asmoez, PP IPNU sebagai organisasi pelajar yang beraqidah Islam Ahlussunah wal-Jamaah, ?mengecam keras perilaku teror yang mengatas namakan jihad. PP IPNU memiliki pandangan bahwa jihad yang benar dengan perbuatan amar makruf nahi munkar, bukan justru menebar teror dan menambah kemunkaran baru. Anggapan ? perilaku teror adalah bagian dari jihad itu, tidak lebih hanya pikiran yang sesat menyesatkan.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Aksi teror tersebut perbuatan yang menistakan agama Islam dan melecehkan agama Islam," lanjutnya.?

?

Asmoez mengatakan, PP IPNU mengucapkan bela sungkawa yang sangat dalam terhadap para korban yang terluka, maupun korban yang meninggal dunia. Serta, meminta aparat kepolisian menegakkan hukum yang seadil adilnya sehingga memenuhi rasa keadilan masyarakat. Pihak kepolisian selalu waspada dan mampu mendeteksi secara dini ancaman-ancaman serupa dikemudian hari, sehingga negara benar-benar hadir dan memberikan rasa aman untuk warganya.

?"Semoga kita senantiasa menjadi orang yang selalu memupuk rasa toleran dalam memaknai perbedaan, demi tegaknya Agama Islam, Bangsa dan Negara Indonesia," pungkasnya.?

Seperti diketahui, akibat dari ledakan tersebut, empat balita mengalami luka bakar akibat ledakan bom molotov, satu di antaranya Intan Olivia Marbun berusia dua tahun, meninggal dunia akibat luka bakar yang diderita hampir di seluruh tubuhnya. (Benny Ferdiansyah/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kyai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Mubadzir, Tradisi Rebutan Ketupat Diganti Paket Siap Saji

Klaten, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Puncak perayaan tradisi Syawalan di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten berlangsung di puncak Bukit Sidoguro, Kamis (15/8). Pada acara ini hanya dimeriahkan dua gunungan ketupat, berbeda dengan Syawalan pada tahun lalu yang dimeriahkan 37 gunungan ketupat.

Mubadzir, Tradisi Rebutan Ketupat Diganti Paket Siap Saji (Sumber Gambar : Nu Online)
Mubadzir, Tradisi Rebutan Ketupat Diganti Paket Siap Saji (Sumber Gambar : Nu Online)

Mubadzir, Tradisi Rebutan Ketupat Diganti Paket Siap Saji

Penurunan jumlah gunungan ketupat itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Sugeng. Dia mengatakan gunungan ketupat memang sengaja dikurangi pada puncak perayaan tradisi Syawalan tahun ini. Menurutnya, penggunaan banyak gunungan ketupat yang diperebutkan ribuan warga malah membuatnya mubazir.

“Dulu ketupat itu banyak yang mubazir karena setelah diperebutkan warga justru tidak dimakan,” terang Sugeng.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kendati hanya ada dua gunungan ketupat, sambung Sugeng, panitia menyediakan sekitar 6.000 paket makanan berisi ketupat dengan lauk-pauknya. Paket makanan itu dibagikan kepada pengunjung yang memadati Bukit Sidoguro.?

“Semua pengunjung dibagi paket makanan siap saji itu. Mereka bisa menyantap di lokasi atau dibawa pulang. Jadi semua paket makanan itu tidak akan mubazir,” terangnya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Berbeda dengan tahun lalu, dua gunungan ketupat yang berjenis kelamin lanang dan wadon hanya akan dikirab dari Rawa Jombor menuju Bukit Sidoguro. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kirab gunungan ketupat biasa dimulai dari Alun-Alun Klaten menuju Bukit Sidoguro.?

“Start kirab nanti ada di bawah pohon beringin di kompleks Rawa Jombor menuju atas bukit. Tidak perlu jauh-jauh karena hanya ada dua gunungan ketupat,” paparnya.

Tak berbeda dengan yang dilakukan warga di desa Krakitan, masyarakat di Desa Jimbung juga merayakan Lebaran Ketupat dengan meriah. Acara dimulai sekitar Pukul 09.00 WIB dimulai kirab dari Balai Desa Jimbung tepatnya di desa Jiwan diarak menuju lokasi dengan berjalan kaki.

Setelah proses penyebaran ketupat, beberapa warga terlihat tengah asyik saling melempari ketupat. “Bukan emosi tetapi sebagi wujud senang alias gembira,” kata Tri Subagyo, salah satu warga.

Redaktur ? : Mukafi Niam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Tegal, Kyai, Nahdlatul Ulama Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kamis, 01 Februari 2018

Hari Santri, RMI NU Kendal Gelar “Mlaku Bareng Santri”

Semarang, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Rabithah Maahid al-Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Cabang Kendal menggelar "Mlaku Bareng Santri", Kamis (22/10). Garis start dan finish berada di alun-alun kabupaten Kendal. Sebanyak kurang lebih 3000 santriwan-santriwati se-kabupaten Kendal berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tidak hanya santri pondok pesantren salaf saja yang turun memeriahkan acara ini, pelajar yang berbasis pesantren pun larut di dalamnya.

Acara ini diresmikan para masyayikh pondok pesantren Kendal ini diantaranya KH. Makhzunun Irja (Pesantren Miftahul Ulum), KH. Sholahuddin Khumaidullah (pesantren APIK), KH. Baduhun Badawi (Pesantren Miftahul Huda) dan KH. Suyuthi (Pesantren Mambaul Hikmah) memberikan motivasi kepada para santriwan-santriwati. 

Hari Santri, RMI NU Kendal Gelar “Mlaku Bareng Santri” (Sumber Gambar : Nu Online)
Hari Santri, RMI NU Kendal Gelar “Mlaku Bareng Santri” (Sumber Gambar : Nu Online)

Hari Santri, RMI NU Kendal Gelar “Mlaku Bareng Santri”

"Kita berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas pengakuan terhadap perjuangan kaum santri dalam menegakkan kemerdekaan RI," ungkap KH. Sholahuddin. Pengasuh pesantren APIK Kaliwungu ini juga menceritakan, bahwas santri ini merupakan elemen bangsa yang konsisten melawan kolonialisme di Indonesia. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Dari pesantren, Nahdlatul Ulama, kiai, dan santri untuk NKRI", tambah Kiai Sholah. Santri juga konsisten dengan pola pikir moderat dan menyebarkan Islam yang ramah. Banyak nilai-nilai luhur yang bisa dipetik dari dunia pesantren. Akhlak al-karimah, sopan-santun, kedisiplinan, kekeluargaan dan sebagainya. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Sebelum gerak jalan dimulai, Kiai Sholah mengajak santriwan-santriwati untuk mengirim surat al-Fatihah kepada para kiai-ulama dan pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan kemeredekaan Indonesia.  

Sebelum "Mlaku Bareng Santri", sehari sebelumnya (21/10) telah diadakan Halaqah Kebangsaan dengan tema meneguhkan Semangat Santri untuk Menjaga Tradisi dan Keutuhan NKRI dan lomba rebana se-kabupaten Kendal. Dalam kegiatan "Mlaku Bareng Santri" ini, para santri wajib mengenakan sarung, kaos dan peci sebagai seragam. Tagline atau slogan yang diangkat dari rangkaian acara ini adalah ‘Santri Kendal, Iso Opo Wae, Opo Wae Iso’ (Bisa apa saja, apa saja bisa). (Zulfa/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Nahdlatul, Kyai, Pertandingan Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rabu, 24 Januari 2018

Sembahyang Gerhana Bulan dan Keadilan Sosial

Apa hubungan gerhana bulan (khusuf) dan keadilan sosial? Gerhana merupakan peristiwa alam, salah satu bentuk kuasa Allah. Tetapi Rasulullah SAW sendiri mengaitkan kenyataan alam dan perubahan sosial. Beliau menganjurkan umatnya sembahyang sunah muakkad dua rekaat ketika terjadi gerhana. Setelah sembahyang, imam disunahkan berkhotbah yang mengajak jamaah untuk bertobat kepada Allah dan menegakkan keadilan di tengah masyarakat.

Sembahyang gerhana bulan dikerjakan sebanyak dua rekaat. Setiap rekaat terdapat dua kali ruku’. Ruku’ kedua lebih sebentar dari ruku’ pertama. Ingat, jangan dibalik seperti lazimnya dikerjakan banyak orang awam.

Sembahyang Gerhana Bulan dan Keadilan Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)
Sembahyang Gerhana Bulan dan Keadilan Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)

Sembahyang Gerhana Bulan dan Keadilan Sosial

Karena dua kali ruku’, otomatis ada dua i’tidal. Demikian juga dengan surat Al-Fatihah. Surat ini dibaca dua kali dalam satu rekaat.

Tetapi ingat, sujud tidak perlu ditambahkan. Pada satu rekaat ini, sujud tetap dua, bukan empat.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Tersebut dalam kitab Qutul Habibil Ghorib, Tausyih ala Fathil Qoribil Mujib karya Syekh M Nawawi Banten dalam 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, setiap rekaatnya dua kali berdiri dengan memperlama bacaan surat pada keduanya. Setiap rekaat ada dua ruku’. Tasbih diperbanyak cukup saat ruku’. Saat sujud, tasbih tidak perlu diperbanyak. Setelah itu imam berkhutbah dua kali.

Kalau mau khutbah sekali, juga tidak menjadi soal, kata Syekh Nawawi masih dalam kitab yang sama. Yang mesti diingat, khotib mesti memanfaatkan khutbahnya untuk mengajak jamaah kembali kepada Allah dan mendorong partisipasi jamaah dalam memberantas kezaliman seperti kejahatan korupsi, tindakan teror, menyebarkan hasut yang mengotori nama baik seseorang, monopoli pasar, dominasi atau bentuk kezaliman lainnya.

Demikian disebutkan Syekh Abdullah Syarqowi dalam karyanya, Hasyiyatus Syarqowi ala Tuhfatit Thullab

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Khotib mesti mengajak jamaah untuk keluar dari maksiat, meloloskan diri dari jeratan segala bentuk kemaksiatan. Kemaksiatan ini mencakup memberantas kezaliman (terhadap jiwa atau harta orang) termasuk kezaliman terhadap kedaulatan prestis seseorang. Wallahu A’lam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kyai, Budaya, Hadits Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selasa, 23 Januari 2018

PMII Bandung Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama untuk Rohingya

Bandung, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat - Dalam rangka peduli kemanusiaan PMII Kabupaten Bandung menggelar aksi seribu lilin dan doa bersama bagi korban Rohingya Myanmar di Sekretariat Kowarcam Pramuka Cabang Kabupaten Bandung Jalan Raa Wiranata Kusumah Nomor 19, Baleendah, Kabupaten Bandung, Ahad (10/9).

Acara dihadiri oleh seluruh pengurus komisariat dan rayon di bawah naungan PMII Kabupaten Bandung.

PMII Bandung Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama untuk Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Bandung Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama untuk Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Bandung Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama untuk Rohingya

Hamdani Haliman mengatakan aksi ini sebagai bentuk kepedulian aktivis PMII kepada warga Muslim Rohingya di Myanmar.

"Kami mengutuk tindakan kekerasan pemerintah Myanmar dalam melakukan peristiwa kemanusiaan di sana," ujarnya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Hamdani berharap semoga aksi ini mempunyai dampak yang besar kepada elemen masyarakat.

"Kita berharap dengan aksi dan doa bersama ini bisa menyelesaikan persoalan bagi masyarakat Muslim Rohingya," pungkasnya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rangkaian acara ini dimulai dengan refleksi orasi dari ketua cabang dan beberapa kader di bawah naungan PMII Kabupaten Bandung. Acara lalu dilanjutkan dengan beberapa pembacaan puisi, penampilan musik, dan diakhiri dengan doa bersama. (Rangga/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kyai, Nusantara Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rabu, 17 Januari 2018

Kiai Kampung se-‘Supagobang’ Bakal Disatukan

Pasuruan, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Bak gayung bersambut, silaturahim kiai kampung yang digagas mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), mulai menggejala di Pasuruan, Jawa Timur. Kalangan ulama muda, berencana menyatukan wadah kiai kampung di empat wilayah Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, dan Bangkalan (Supagobang).

Mereka optimis sedikitnya 5 ribu kiai kampung ikut bergabung dalam wadah baru itu. “Kami sepakat dengan Gus Dur, bila selama ini aspirasi kiai kampung terkebiri. Ibaratnya mereka bukan kiai terkenal, dan beken, sehingga pendapat mereka hampir tidak terdengar. Dengan wadah khusus, kami berharap kondisi ini bisa berubah,” kata Gus Fauzi, Pengasuh Ponpes Raodlotul Hasanah Tembokrejo, Pasuruan, Kamis (22/2) kemarin.

Kiai Kampung se-‘Supagobang’ Bakal Disatukan (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Kampung se-‘Supagobang’ Bakal Disatukan (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Kampung se-‘Supagobang’ Bakal Disatukan

Untuk rencana deklarasi wadah yang diberi nama Forum Silaturahim Kiai Kampung (Fosikk) Supagobang ini mereka sepakat membentuk tim khusus. Tugasnya, menyebarkan sosialisasi tentang rencana berdirinya wadah baru tersebut.

Menurut Gus Fauzi yang dipilih sebagai ketua panitia deklarasi Fosikk Supagobang, wadah baru itu akan menjadi tempat berdiskusi para kiai kampung. Mulai dari ustadz pemimpin tahlil, guru mengaji di mushala, sampai para penghulu di desa-desa (modin).

“Mereka diberi keleluasan bergabung dengan Fosikk Supagobang. Nantinya akan ada pertemuan rutin untuk sebuah dialog interaktif tentang berbagai persoalan di tengah-tengah masyarakat. Di wadah baru ini, suara mereka akan didengar, bahkan menjadi penentu setiap kebijakan,” terang Gus Fauzi.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Sementara, Gus Huda, pengasuh Pengajian Noto Ati Pesanggrahan Bangil, mengaku sudah menyebarkan undangan dalam jumlah besar. Selama deklarasi berlangsung yang diundang baru sebatas delegasi kiai kampung di 4 wilayah Supagobang.

“Kami masih menyebutnya sebagai deklarasi awal, sekedar untuk memantapkan pendirian Fosikk Supagobang. Setelah ini, secara bertahap kami juga akan menyiapkan deklarasi akbar. Tentu saja undangannya dalam jumlah besar. Bahkan kami berniat mendatangkan Gus Dur untuk memantapkan semangat terbentuknya Fosikk Supagobang,” terang Gus Huda, yang juga sekretaris panitia ini.

Tentang berapa jumlah anggota Fosikk Supagobang, Gus Huda meyakini ada 5 ribu orang yang bakal bergabung. Keyakinan ini dipicu oleh lingkup keanggotaan Fosikk Supagobang yang lebih luas dibanding organisasi sejenis lainnya. (gpa/sam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Fragmen, Kyai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Minggu, 14 Januari 2018

Trump Ancam Pangkas Bantuan, Palestina: Yerusalem Bukan untuk Dijual!

Ramallah, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Perintahan Palestina tidak gentar menanggapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memotong bantuan keuangan untuk warga Palestina jika mereka tidak melanjutkan perundingan dengan Israel.

(Baca: Donald Trump Ancam Potong Bantuan untuk Palestina)"Yerusalem dan tempat sucinya bukan untuk dijual, tidak dengan emas ataupun perak," kata Nabil Abu Rudeineh, juru bicara Presiden Mahmoud Abbas, Rabu (3/1), seperti diwartakan kantor berita Palestina, WAFA.

Trump Ancam Pangkas Bantuan, Palestina: Yerusalem Bukan untuk Dijual! (Sumber Gambar : Nu Online)
Trump Ancam Pangkas Bantuan, Palestina: Yerusalem Bukan untuk Dijual! (Sumber Gambar : Nu Online)

Trump Ancam Pangkas Bantuan, Palestina: Yerusalem Bukan untuk Dijual!

Abu Rudeineh menekankan bahwa kepemimpinan Palestina tidak akan kembali melakukan perundingan. Pihaknya mengatakan, perdamaian sejati dan perundingan harus didasarkan pada legitimasi Arab dan internasional dan Inisiatif Perdamaian Arab yang mengarah pada pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Jika Amerika Serikat memiliki kepentingan untuk kepentingannya di Timur Tengah, ia harus mematuhi prinsip dan acuan Dewan Keamanan PBB dan Majelis Umum PBB. Jika tidak, AS akan mendorong kawasan ini ke jurang maut," katanya.

Trump dan duta besar PBB Nikky Haley mengatakan pada Selasa bahwa AS akan memotong dana untuk Palestina dan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) guna memastikan Palestina kembali ke meja perundingan dengan Israel.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui, proses perdamaian di Timur Tengah telah mengalami kesulitan. Ia pun mengancam akan menyetop kucuran dana untuk warga Palestina senilai lebih dari $ 300 juta per tahun yang ia klaim sebagai bantuan.

Di Twitter, melalui akun Twitter, Trump mengungkapkan bahwa pihaknya membayar rakyat Palestina ratusan juta dolar setahun dan tidak mendapat apresiasi atau penghargaan.

"Dengan kondisi warga Palestina tidak lagi mau membincang soal perdamaian, mengapa kami mesti mengongkosi masa depan secara besar-besaran ini untuk mereka?" katanya. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Habib, Sunnah, Kyai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Senin, 25 Desember 2017

Perkuat Karakter, 500 Pelajar NU Cilongok Gelar Jambore Pelajar

Banyumas, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, menggelar acara Jambore Pelajar Nahdlatul Ulama (Jamper NU) 2017.

Kegiatan yang diikuti oleh 500an pelajar putra dan putri NU tersebut dimulai sejak Jumat sore (15/11) hingga Ahad (18/11) di Lapangan Desa Petir Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas.

Perkuat Karakter, 500 Pelajar NU Cilongok Gelar Jambore Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)
Perkuat Karakter, 500 Pelajar NU Cilongok Gelar Jambore Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)

Perkuat Karakter, 500 Pelajar NU Cilongok Gelar Jambore Pelajar

Ketua IPNU Kecamatan Cilongok Ahmad Syarif mengatakan, jambore pelajar tersebut bertujuan untuk memperkuat karakter siswa bagi pelajar NU di Kecamatan Cilongok yang selama ini sudah terbangun agar lebih kuat lagi.

"Karakteristik pelajar NU Cilongok yang selama ini sudah terbangun harus terus ditingkatkan. Budanya-budaya NU yang sudah ditanamkan di kalangan pelajar harus terus diperkuat untuk membangun NU ke depan jadi lebih baik," lanjut Syarif.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kegiatan ini merupakan media silaturahmi dan konsolidasi antara Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan Ranting juga dengan Pimpinan Komisariat.

"Jambore ini ajang silaturahmi, bukan hanya silaturahmi antarorganisasi saja, tetapi antarpelajar di NU se-Kecamatan Cilongok," kata Syarif ketika ditemui di sela-sela acara.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ketua Panita kegiatan Waryono menambahkan, ada 43 regu mengikuti kegiatan jambore ini, 23 regu IPPNU, dan 21 regu IPNU.

"Mereka semua berasal dari ranting dan komisariat pelajar NU Kecamatan Cilongok," terang Waryono. (Kifayatul Akhyar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Anti Hoax, Kyai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Minggu, 24 Desember 2017

Gus Yusuf Ajak Santri Tegalrejo Kurangi Antrean CPNS

Magelang, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Pengasuh Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo KH M Yusuf Chodlori (Gus Yusuf) membuka mata para santrinya akan keragaman profesi yang bisa dimasuki. Menurut Gus Yusuf, lapangan karir tidak hanya Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dunia kewirausahaan yang luas itu, kata Gus Yusuf, bisa mengantarkan seseorang menjadi sukses.

Kiai muda ini meminta para santrinya tidak berpikir hanya ingin menjadi pegawai negeri selepas mengeyam pendidikan nanti. Ia berharap santri bisa berpikir untuk menjadi pengusaha.

Gus Yusuf Ajak Santri Tegalrejo Kurangi Antrean CPNS (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Yusuf Ajak Santri Tegalrejo Kurangi Antrean CPNS (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Yusuf Ajak Santri Tegalrejo Kurangi Antrean CPNS

"Santri jangan hanya berharap menjadi PNS, saya ingin santri Tegalrejo tidak menambah antrian daftar PNS," kata Gus Yusuf dalam peringatan haul KH Chudlori dan ? khataman pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, baru-baru ini.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Direktur pesantren entrepreneur (partner) Magelang ini menjelaskan juga bahwa di pesantren Tegalrejo para santri tidak hanya dibekali ilmu agama, namun juga dididik ilmu wirausaha.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Saya meminta santri-santri yang sekililingnya sawah bisa kembali untuk bertani. Yang dekat pasar bisa kembali berdagang. Intinya mereka selain bisa mengajarkan ilmu agama di masyarakat, juga kuat secara ekonomi," tambahnya.

Sementara itu KH Chanif Cludlori menambahkan, pengasuh dan pengurus API Tegalrejo bersungguh-sungguh mendidik santri tanpa pamrih atau imbalan. “Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat cukup tinggi, sampai hari ini tidak kurang dari 5000 santri mondok di sini (Tegalrejo).”

Ribuan santri lulusan pesantren ini juga sudah tersebar di Nusantara. Selain menjadi kiai, banyak juga yang menjadi pejabat tinggi di negeri ini, "Bahkan mantan Presiden ke-IV KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur juga pernah nyantri di sini," paparnya. (Ahsan Fauzi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian Sunnah, AlaNu, Kyai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kamis, 21 Desember 2017

PBNU Desak Penuntasan Pemerataan Kesejahteraan

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Komisi Masail Diniyah Waqi‘iyah Munas-Konbes NU 2012 telah menyiapkan rancangan pembahasan terkait pemerataan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Rancangan ini akan dibawa dalam persidangan akbar yang akan diadakan 14-17 Sepetember 2012 di Pesantren Kempek, Cirebon.

Isu ini diangkat berdasarkan hasil pengamatan keadaan yang menggejala dan laporan masyarakat di lapangan. Isu kesejahteraan patut diangkat karena merupakan kebutuhan mutlak dan mendasar masyarakat.

PBNU Desak Penuntasan Pemerataan Kesejahteraan (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Desak Penuntasan Pemerataan Kesejahteraan (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Desak Penuntasan Pemerataan Kesejahteraan

Pemerataan kesejahteraan ini berkait erat dengan tanggung jawab pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Komisi Munas-Konbes NU menilai kebijakan pemerintah belum menjalankan amanat UUD 1945 terkait pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Pasalnya, berdasarkan pengamatan komisi ini, kesejahteraan rakyat Indonesia terus mengalami peningkatan. Sejumlah indikator menunjukkan kenaikan angka tersebut. Hanya saja peningkatan kesejahteraan itu berlaku untuk segelintir elemen. Kenaikan kesejahteraan itu sedikitnya dinikmati oleh mereka yang memiliki akses pendidikan dan kekuasaan.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ironisnya, pada saat yang sama angka kemiskinan di Indonesia juga tinggi. Bahkan BPS melaporkan bahwa jumlah penduduk miskin Indonesia di tahun 2011 yang pengeluaran perbulannya kurang dari Rp. 230 ribu, mencapai 57 juta orang. Dengan ukuran lain, sejumlah 24% dari total penduduk Indonesia berada di lapisan bawah kemiskinan.

Dana sebesar Rp. 230 ribu per bulan, sangat jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang kian tinggi. Biaya tersebut hanya bisa menutupi kebutuhan pangan dengan kualitas gizi di bawah standar. Sedangkan kebutuhan masyarakat juga melingkupi aspek pendidikan dan kesehatan yang jauh dari bayangan dengan uang sebesar Rp. 230 ribu.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis ? : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kyai, Tegal Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Minggu, 10 Desember 2017

Kenapa Allah Menciptakan Alam Semesta?

Oleh Rumail Abbas



Dahulu kala, saat alam semesta belum menjadi apa-apa, dan waktu belum ada, Allah sudah “duduk” di singgasana-Nya. Dia sudah memiliki seluruh keagungan, pujian, dan kesempurnaan. Setelah alam tercipta, hingga semodern sekarang, banyak manusia tidak ambil pusing untuk bertanya: “Urusan apa Dia menciptakan hal ini semua? Untuk apa Dia menciptakan surga dan neraka jika Dia mengetahui manusia akan beriman atau tidak beriman?”

Kenapa Allah Menciptakan Alam Semesta? (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenapa Allah Menciptakan Alam Semesta? (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenapa Allah Menciptakan Alam Semesta?

Tentang surga dan neraka, jika keduanya tidak diciptakan, mungkin tata hidup manusia akan lebih kacau.? Untuk menguatkan logika, coba kita memakai jalan pemikiran ini: jika suami yang Anda cintai dibunuh orang, apakah Anda menerimanya? Jika harta Anda dicuri orang, apakah Anda menerimanya? Jika anak gadis Anda diperkosa orang, apakah Anda menerimanya? Jika anak balita Anda dijual orang, apakah Anda menerimanya? Jika anggota tubuh Anda, kaki misalnya, dipotong dan dicincang-cincang orang, apakah Anda menerimanya?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Jika Anda tidak bermasalah dengan kemaksiatan seperti itu, maka di dunia ini akan terjadi pembunuhan, penculikan, pemerkosaan, penelantaran anak-anak, dan jual beli manusia, mutilasi, dan semua hal itu akan berjalan biasa-biasa saja. Jika surga-neraka tidak ada, manusia akan diuntungkan untuk melakukan kejahatan. Karena ketika manusia membunuh, mencuri, memerkosa, dan menjual anak, semua hal itu tidak akan diperhitungkan di akhirat, tidak akan dimasukkan ke neraka, apalagi dimasukkan ke surga.

Masih ada surga-neraka saja masih banyak kejahatan, bagaimana jika tidak diciptakan? Jadi surga-neraka sebenarnya diciptakan untuk kebaikan hidup kita sendiri di dunia. Lantas kenapa Allah masih saja menciptakan manusia jika mereka akan tetap melakukan kejahatan?

Tentang manusia sendiri saja, sudah berapa cabang ilmu yang lahir hanya dengan mempelajarinya? Antropologi, ilmu tentang manusia, terpecah menjadi antropologi biologis dan antropologi sosial budaya. Dan antropologis biologis masih dapat dipecah menjadi cabang-cabang ilmu lain seperti palaeoantropologi, somatologi, bioarkeologi, ekologi, paleopatologi, dan lain sebagainya. Biologi, ilmu tentang kehidupan, yang lahir pada masa sebelum masehi, hingga sekarang berkembang secara luar biasa dan melahirkan ilmu anatomi, fisologi , botani, teori-teori sel dan genetika, dan seterusnya. Biologi pun terpecah menjadi ranah-ranah yang lebih spesifik seperti: aerobiologi, agrikultur, bioinformatika, epidemiologi, hingga bioteknologi yang masih kontroversial karena mempelajari manipulasi materi hidup dan modifikasi genetik.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Harus diketahui lebih awal bahwa Allah tidak memerlukan alasan untuk menciptakan sesuatu, atau tidak menciptakannya. Apa yang sudah disebutkan di atas tadi, tentang ilmu antropologi dan ilmu biologi, sama sekali Allah tidak memerlukan alasan untuk menciptakan manusia sehingga lahir ilmu-ilmu itu. Namun Allah tidak membiarkan manusia begitu saja, dan oleh karena itu Dia menitipkan akal kepada manusia untuk berpikir. Sudah jamak diketahui bahwa kian hari kian banyak ilmuan dari segala bidang ilmu pengetahuan, dan hal ini adalah titik awal untuk mengetahui maksud Dia menciptakan alam semesta.

Kesimpulannya, makin hari makin muncul para ilmuwan dalam bidang-bidangnya, dan hasil akhirnya adalah: alam semesta diciptakan dengan ketelitian, lengkap dengan segala keteraturan di dalamnya yang amat sempurna. Jika terdapat satu saja hal yang tidak teliti di dalam alam semesta, niscaya ia tidak akan bekerja/berfungsi secara benar. Jadi, adakah yang masih menanyakan bahwa alam semesta ini diciptakan atas hal yang sia-sia? Jika alam saja diciptakan tanpa hal yang sia-sia, lantas adakah manusia diciptakan atas hal yang sia-sia?

Rumail Abbas, Gusdurian Jepara, peneliti di Komunitas Rumah Kartini, dapat ditemui di twitter: @Stakof

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kyai, Santri Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Senin, 20 November 2017

Peringati Hari Pahlawan, LAZISNU Tangsel Adakan Santunan Anak Yatim

Tangerang Selatan, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Menyambut dan memperingati Hari Pahlawan 10 November, NU Care-LAZISNU Tangerang Selatan menggelar acara “Santunan dan Makan Bersama dengan Anak Yatim”. Kegiatan dijadwalkan dilaksanakan pada Ahad, 13 November 2016 di Restauran McD Perempatan Duren, Tangerang Selatan.

Peringati Hari Pahlawan, LAZISNU Tangsel Adakan Santunan Anak Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Hari Pahlawan, LAZISNU Tangsel Adakan Santunan Anak Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Hari Pahlawan, LAZISNU Tangsel Adakan Santunan Anak Yatim

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenang jasa dan peran para pahlawan dengan semangat berbagi, beramal dan berbahagia bersama anak yatim,” tutur Ketua Panitia Rizky Subagia, saat dihubungi Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat, Selasa (2/11) malam.

Rizky menambahkan sasaran peserta kegiatan ini adalah anak yatim berusia di bawah 12 tahun atau mereka yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Rizky menyampaikan, untuk para Donatur yang ingin ikut berbagi kebahagian bersama dalam kegiatan tersebut, Panitia menyediakan Paket Infaq sekaligus undangan menghadiri kegiatan.?

“Ada tiga Paket Infaq yang disediakan Panitia. Para Donatur dapat memilih salah satu dari Paket-paket Infaq yang kami sediakan,” lanjut Rizky.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ada pun Paket Infaq yang dapat dipilih adalah:

Paket Infaq 1 dengan menyumbang senilai Rp. 75.000 (Tujuh puluh lima ribu rupiah). Dengan mengambil paket ini, donatur dapat mengikuti kegiatan makan bersama dengan anak yatim di lokasi kegiatan.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Paket Infaq 2 senilai Rp. 125. 000 (Seratus dua puluh lima ribu rupiah), yang akan memungkinkan para Donatur makan bersama dengan anak yatim, dan pemberian goodie bag berupa seperangkat alat tulis untuk anak yatim.?

Paket Infaq 3 senilai Rp. 200.000 (Dua ratus ribu rupiah). Donatur akan makan bersama dengan anak yatim, pemberian goodie bag berupa seperangkat alat tulis, dan pemberian uang santunan.

Sebanyak minimal 100 anak yatim ditargetkan akan terlibat dalam kegiatan ini. Paniti membuka layanan informasi dan pendaftaran Donatur melalui Kantor NU-Care Tangerang Selatan di nomor 081313165757 dan Rizky Subagia di nomor kontak 085730449167. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kyai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selasa, 14 November 2017

Gila NU, Pemuda Ini Nekat Nikah Berseragam Banser

Purworejo, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat - Pemandangan tak seperti biasanya terlihat di sebuah resepsi pernikahan di Butuh, Purworejo, Senin (13/2). Zayin Al-Munadi, salah satu anggota Banser yang nekat melangsungkan resepsi pernikahan dengan menggunakan seragam Banser.

"Saya bangga jadi Banser. Ini wadah perjuangan saya, dan juga lahan untuk ibadah ghairu mahdloh. Dengan ini, saya berharap menjadi erat hubungan seluruh anggota Banser dan para keluarga Banser," kata Zayin.

Gila NU, Pemuda Ini Nekat Nikah Berseragam Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
Gila NU, Pemuda Ini Nekat Nikah Berseragam Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

Gila NU, Pemuda Ini Nekat Nikah Berseragam Banser

Hal serupa dikatakan wanita yang disuntingnya, Kholifatul Mahmudah. Kholifah bangga dengan resepsi aneh yang digagas mempelai suaminya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Saya bangga jadi istri Banser. Saya seorang bidan dan sudah lama mengenal Banser. Meskipun tak banyak yang saya tahu, tapi saya dan keluarga sangat simpati kepada Banser. Saya berharap pertalian silaturahmi dengan Banser membawa kemaslahatan untuk rumah tangga kami," kata wanita yang berprofesi sebagai bidan ini.

Salah satu tamu undangan yang hadir, Syarif Hidayatullah mengapresiasi sahabatnya Zayin.

"Dia begitu mencintai Banser dan NU. Semangat dan kebanggaan ini perlu diikuti oleh kader-kader NU yang lain," tutur Sekretaris GP Ansor Kuoarjo ini.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Berdasarkan pantauan Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat, puluhan Banser masih tampak berjaga di rumah mempelai, turut merasakan kebahagiaan sampai malam hari.

Menurut Kasatkorcab Banser Purworejo Daryanto, "Ini merupakan bukti bahwa Banser telah membumi di Nusantara, dan selalu bisa tampil untuk kemaslahatan umat di situasi apapun dan di manapun," ungkapnya.

Daryanto berharap, Banser dapat menjadi penyejuk dan pemersatu rasa persaudaraan dengan siapapun di tengah-tengah masyarakat. (Ahmad Naufa/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Budaya, Kyai, IMNU Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Jumat, 10 November 2017

Ulama Lebanon Hadiri Istighotsah Warga NU

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Acara Istighotsah dan Pengajian Bulanan yang digelar Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) berlangsung khidmat, Rabu (27/2). Majelis rutin ini mendapat kunjungan dari salah seorang ulama Lebanon, Syaikh Khalil ad-Dabbagh.

Ulama Lebanon Hadiri Istighotsah Warga NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama Lebanon Hadiri Istighotsah Warga NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ulama Lebanon Hadiri Istighotsah Warga NU

Dipimpin para kiai, istighotsah dimulai selepas sembahyang isya’ di Masjid An-Nahdloh, lantai dasar gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat. Turut hadir Ketua Pengurus Pusat LDNU KH Zakky Mubarak, Penasehat LDNU KH Nuril Huda, dan sejumlah ulama lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Nuril mengungkapkan terima kasih atas keikutsertaan Syaikh Kholil dalam acara yang dimotori LDNU. Sesepuh PMII ini mengajak kepada warga NU untuk selalu mengormati ulama dan para pendahulu yang telah gigih berjuang.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Di hadapan ratusan Nahdliyin dari Jakarta dan sekitarnya, Syaikh Khalil membahas konsep tauhid. Menurut dia, tauhid dalam pandangan Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) tak mengenal antropomorfisme (tajsim).

Laisa kamitslihi syai’. Tak ada satupun yang menerupai Allah. Itulah akidah ahlussunnah wal jamaah. Allah tidak membutuhkan siapapun. Karena setiap yang membutuhkan pasti bukan Tuhan” terangnya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selain mengisi pengajian, Syaikh Khalil juga membagikan ratusan buku secara gratis kepada seluruh peserta istighotsah. Pengajar di Universias Global Lebanon ini mengaku sangat gembira dapat bersilaturrahim dengan kiai dan warga NU.

Bulan lalu, ulama asal Palestina, Dr Syaikh Muhammad Utsman, juga ikut serta dalam Istighotsah LDNU. Setelah menjadi pengungsi, kini ia menjadi dosen di Universitas Global Lebanon sebagaimana Syaikh Khalil.

?

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kyai, Kiai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kamis, 02 November 2017

PAC dan Ranting GP Ansor Kabupaten Tangerang Dilantik

Tangerang, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

GP Ansor sebagai Organisasi Pemuda terbesar di Kabupaten Tangerang kembali menguatkan institusi kelembagaanya dengan melantik? 29 Pengurus Anak Cabang (PAC) dan 274 Ranting se-Kabupaten Tangerang Periode 2016-2019.

?

PAC dan Ranting GP Ansor Kabupaten Tangerang Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
PAC dan Ranting GP Ansor Kabupaten Tangerang Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

PAC dan Ranting GP Ansor Kabupaten Tangerang Dilantik

Acara yang digelar di gedung Serbaguna Tigaraksa Sabtu (10/12) tersebut bertema "Merawat Kebinekaan dalam bingkai Keberagamaan". Tema tersebut sengaja diambil dalam rangka merespon situasi nasional yang cukup pelik, terutama terkait dengan kebinekaan dan toleransi.

?

Khoirun Huda selaku Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa acara tersebut juga dirangkai dengan launching Sorban Nusantara Tour & Travel yang bergerak di bidang umroh dan haji plus, serta Dialog Kebangsaan, dan Diklat Terpadu Dasar (DTD).

?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Huda juga menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk melakukan konsolidasi organisasi dalam rangka kemandirian organisasi serta membangun militansi kader. "Ke depan, GP Ansor harus menjadi organisasi yang mandiri dan terus memberikan pengabdian kepada masyarakat," ucapnya melalui siaran pers yang diterima Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat (14/12).

?

Huda juga berharap kader Ansor mampu menjadi pribadi yang unggul, memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, berkepribadian unggul, berakhlak mulia dan rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Kader Ansor harus memiliki paradigma terlatih, terampil dan berdaya guna dan memiliki kesadaran bahwa keterlibatannya di dalam organisasi Ansor mampu menjadi agen pembaharu bagi masyarakat disekitarnya," tandasnya.

?

Ali Zaenal Abidin, Ketua Pelaksana Kegiatan, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya pembelajaran dan pemberdayaan yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari yang paling dasar, lanjutan dan tinggi.

"Hal ini guna mempersiapkan kader yang mampu meneruskan estafet perjuangan organisasi NU yang dapat menjawab tantangan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Acara ini juga dihadiri undangan dari berbagai latar belakang, seperti partai politik, organisasi kepemudaan, pimpinan pesantren, pengurus organisasi Nahdatul Ulama, serta unsur pemerintahan daerah di Kabupaten Tangerang. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Hadits, Humor Islam, Kyai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selasa, 31 Oktober 2017

Muallaf, Kapten Nuris United FC Tetap Puasa dan Latihan

Jember, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat - Richard Rahmad. Nama ini belakangan mencuat? begitu santer seiring keberhasilan Nuris United FC menjadi jawara Liga Santri Nusantara (LSN) 2015. Dia adalah kapten kesebelasan milik Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Antirogo, Jember, Jawa Timur.

Usianya masih belia, 16 tahun. Namun keterampilannya mengocek si kulit bundar, tak diragukan lagi. Drible-nya yang bagus, umpan-umpannya yang akurat, adalah ciri khas pemain asal Ambulu tersebut. Tak jarang ia bergerak? dengan satu dua sentuhan bola (bersama rekannya) sebelum menusuk jantung pertahanan lawan, dan akhirnya mencetak gol.

Muallaf, Kapten Nuris United FC Tetap Puasa dan Latihan (Sumber Gambar : Nu Online)
Muallaf, Kapten Nuris United FC Tetap Puasa dan Latihan (Sumber Gambar : Nu Online)

Muallaf, Kapten Nuris United FC Tetap Puasa dan Latihan

Namun siapa sangka Richard adalah seorang? muallaf. Sebelumnya ia adalah penganut Katolik. Richard baru masuk Islam sekitar 2 tahun lalu. Bukan karena bola. Juga bukan karena paksaan siapapun. Namun Islam telah mantap menjadi pelabuhan spritualnya yang? terakhir. Bersama rekan-rekannya di Nuris United FC, Richard tercatat sebagai santri di pesantren yang diasuh KH.? Muhyiddin Abdusshomad tersebut. Richard tidak menetap di situ. Statusnya santri kalong. Ia seminggu sekali mendalami ilmu agama di Pesantren Nuris.

Bagi Richard, Islam adalah panggilan jiwanya. Sepakbola adalah pilihan karirnya. Ia mengaku bangga bisa bergabung dengan Nuris United FC, lebih-lebih akhirnya dapat merengkuh juara. Bagi siswa kelas 1 SMA Katholik Saint Paulus Jember ini, Islam adalah agama yang toleran, dan sama sekali tidak menghambat karirnya di sepakbola.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Bulan Ramadhan kali ini juga menjadi bulan yang istimewa bagi belia bernama asli Richard Arbed Anderson itu. Sebagai muallaf, ia juga berpuasa, namun tetap tak meninggalkan latihan. Menurut ayahnya, Sutikno, walaupun Richard berpuasa namun? latihannya tak terganngu. Cuma porsinya dikurangi. "Ya, dia puasa. Masih latihan juga. Kemarin berlatih di lapangan Ambulu," tukas Sutikno.

Saat ini, Richara banjir tawaran dari beberap klub. Namun ia mengaku masih fokus ingin membela Nuris United FC di LSN yang sebentar lagi akan digeber. Nama Nuris United FC kian bersinar setelah juara Liga Santri Nusantara 2015 ini menang dalam partai final kejuaraan sepakbola U-18 Malindo Cup 2016 di Malaysia, mengalahkan tuan rumah Sekolah Sukan Tunku Mahkota Malaysia 2-1 di Stadion Sekolah Sukan Tunku Mahkota Ismail. (Aryudi A Razaq/Mahbib)



Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Ahlussunnah, Kyai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kamis, 26 Oktober 2017

BMT NU Gapura Gelar Rapat Anggota

Sumenep, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat 

Baitul Mal wat Tamwil Nuansa Umat (BMT NU) Gapura menggelar rapat tahunan dengan melibatkan perwakilan 150 anggota dari jumlah anggota 2.500 arang, Rabu (2/1) di Aula MWC NU Gapura. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua PCNU Sumenep H A. Pandji Taufiq dan Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi dan SDM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Akhmad Zaini.

BMT NU Gapura Gelar Rapat Anggota (Sumber Gambar : Nu Online)
BMT NU Gapura Gelar Rapat Anggota (Sumber Gambar : Nu Online)

BMT NU Gapura Gelar Rapat Anggota

Rapat Anggota Perencanaan (RAP) Tahun Buku 2013 tersebut membahas enam hal, yaitu pembahasan perubahan standar operasional manajemen ( SOM) dan standar operasional prosedur (SOP), pembahasan program jangka pendek dan jangka panjang tahun 2013-2015, pembahasan program prioritas tahun 2013, pembahasan program kerja tahun 2013, pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) tahun 2013, dan pengesahan hasil RAP.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi dan SDM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Akhmad Zaini, mengapresiasi keberadaan BMT NU Gapura. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Pengurus dan pengelola dari tahun 2004 sampai 2012 sudah menampakkan kinerja yang baik. Hal ini dapat dilihat dari prestasi yang telah diraih,” katanya.

Selama ini, penghargaan yang sudah diraih adalah Juara 1 Tingkat Jawa Timur kategori Koperasi Jasa Keuangan Syariah, Juara 1 Expo Ekonomi Syariah, Juara 2 Tingkat Jawa Timur Koperasi Simpan Pinjam Konvensional-Syariah dan masuk Nominasi Liputan 6 SCTV Award.

“Tahun 2012 Bupati Sumenep menerima penghargaan Paramdhana Utama Nugraha Koperasi berkat sumbangan kinerja dari KJKS BMT NU Gapura,” terangnya.

Ia mengingatkan, pengelola BMT NU sekalipun sudah berhasil mendirikan beberapa cabang koperasi tidak puas sampai disitu. “Namun jangan sampai merasa puas dengan hal itu. Maka, kinerjanya perlu terus ditingkatkan,” pesannya.

Sementara Ketua PCNU Sumenep H A Pandji Taufiq daam sambutannya mengajak hadirin agar menjalin kerjasama do’a, dukungan, dan aksi nyata untuk mengembangkan BMT NU kedepan.

“Ini dalam rangka share kenikmatan Allah antar Nahdliyyin biar bisa memperkuat  NU,” katanya.

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: M Kamil Akhyari

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kyai, Humor Islam, Lomba Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock