Tampilkan postingan dengan label Kiai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kiai. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Maret 2018

Sambut Hari Ibu, IPNU dan IPPNU Tulungagung Adakan Lomba Puisi

Tulungagung, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat.

.
Sambut Hari Ibu, IPNU dan IPPNU Tulungagung Adakan Lomba Puisi (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambut Hari Ibu, IPNU dan IPPNU Tulungagung Adakan Lomba Puisi (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambut Hari Ibu, IPNU dan IPPNU Tulungagung Adakan Lomba Puisi

Memperingati hari ibu, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan  Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Tulungagung Jawa Timur mengadakan lomba menulis puisi. Kegiatan sebagai ajang lebih mengenalkan keberadaan organisasi pelajar ini di kalangan anak muda. 

"Momen hari ibu ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kreativitas pelajar dalam hal menulis puisi," kata Harris Wahyu Malindo, Jumat (22/12). Ketua PC IPNU Tulungagung tersebut berharap kegiatan akan berdampak tidak hanya pada organisasi tapi juga bisa memotivasi seluruh pelajar untuk terus berkarya, lanjutnya.

Lomba dimulai Senin (11/12) dengan syarat peserta adalah pelajar atau mahasiswa. Seluruh peserta cukup mengirimkan karya kepada panitia melalui whatsapp. Selanjutnya seluruh karya peserta diposting di website PC IPNU IPPNU Tulungagung. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Sampai hari ini sekitar 120 peserta yang mengirimkan puisi kepada panitia," tutur Nurul yang didaulat sebagai panitia pelaksana.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

120 peserta tersebut tidak hanya terdiri dari pelajar NU, tapi seluruh siswa dan siswi dari berbagai kalangan. “Hal ini menunjukan bahwa antusias pelajar dalam mengikuti lomba ini sangat tinggi,” bangganya. 

Penilaian puisi dilakukan dewan juri yang berkompeten ini melahirkan 6 juara. Para juara akan dihubungi dan mendapatkan hadiah berupa piagam penghargaan dan voucher pulsa. 

Kegiatan terselenggara atas kerjasama salah satu radio swasta. Dan puisi yang telah diterima panitia dibacakan langsung tepat di hari ibu oleh seniman muda dari PC IPNU IPPNU Tulungagung. (Puspita Hanum/Ibnu Nawawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kiai, Sejarah Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rabu, 14 Februari 2018

Hasyim Muzadi Kunjungi Korban Bentrok Pasuruan

Malang, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi, Sabtu (2/6) mengunjungi korban luka tembak warga Desa Alas Tlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Dalam kunjungan singkat tersebut, Hasyim juga menyempatkan menjenguk korban kecelakaan truk yang menelan 15 korban meninggal di Sedaeng, Pasuruan.

Hasyim Muzadi Kunjungi Korban Bentrok Pasuruan (Sumber Gambar : Nu Online)
Hasyim Muzadi Kunjungi Korban Bentrok Pasuruan (Sumber Gambar : Nu Online)

Hasyim Muzadi Kunjungi Korban Bentrok Pasuruan

"Keluarga yang ditinggalkan maupun yang menjadi korban bentrok antara warga dengan aparat TNI AL harap bersabar. Ini merupakan sebuah tindakan kezaliman," ujarnya di sela menjenguk korban di ruang 13 atau ruang akut bedah RSSA.

Hasyim datang dengan rombongan sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung masuk ke ruang 13. Dalam kunjungannya, Hasyim langsung bertanya pada salah satu korban Erwanto (21) tentang keadaannya, didampingi petugas dan pihak RSSA.

Dalam dialognya dengan Erwanto, ditanyakan seputar kejadian bentrok di Alas Tlogo yang menewaskan empat orang dua diantaranya perempuan. Selain itu, minta penjelasan dari pihak RSSA terkait dengan kondisi kedua korban.

"Kasihan sekali, warga yang selama ini membayar pajak untuk kepentingan negara, malah dijadikan korban terutama ibu-ibu dan anak-anak," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang, Jatim, itu.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Menurut Hasyim, peristiwa bentrok antara warga dengan aparat TNI AL seharusnya bisa dicegah, asalkan melalui prosedur yang jelas. Dalam kunjungan pada korban luka tembak di RSSA, ia juga memberikan bantuan pada dua korban, yaitu Choirul anwar (3) dan Erwanto (21) serta berdoa bersama di ruang 13 RSSA. (sbh/sm)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat AlaSantri, Aswaja, Kiai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selasa, 13 Februari 2018

Pelajar NU Aksi Galang Bantuan untuk Korban Puting Beliung

Jombang, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat?

Angin puting beliung yang menyambar 80 rumah ,tepatnya di Dusun Sumber Miri, Desa Bugasur Kedaleman, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Sabtu (1/10) lalu memantik banyak pihak untuk meringankan beban para korban.

Kali ini upaya untuk menggalang bantuan kemanusiaan terlihat dari kalangan pelajar NU setempat. Mereka turun ke jalan sembari membawa kotak kardus yang bertuliskan "bantuan untuk korban puting beliung Kecamatan Gudo" dan tersebar di beberapa titik yang dianggap ramai dilewati pengendara.?

Pelajar NU Aksi Galang Bantuan untuk Korban Puting Beliung (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Aksi Galang Bantuan untuk Korban Puting Beliung (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Aksi Galang Bantuan untuk Korban Puting Beliung

Hanifuddin, salah seorang Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gudo saat ditemui di jalan utara Kebon Rojo Jombang mengaku, dirinya juga merasa terpanggil untuk ikut andil membantu para korban setelah mengetahui keberadaan para korban hingga saat ini masih membutuhkan bantuan.

"Kami dan teman-teman menggalang bantuan semacam ini di tiga tempat Mas, dua diantaranya di jalan alun-alun Jombang dan di jalan dekat Keplaksari (Kebon Ratu)," katanya kepada Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat, Ahad (9/10) siang.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ia mengungkapkan, setelah dirinya mengunjungi keberadaan korban dan kondisi rumah korban sebelumnya, bantuan yang paling dibutuhkan adalah peralatan rumah.?

"Kalau makanan sih tidak begitu Mas, yang paling tampak kebutuhannya sekarang perabot-perabot rumah," ujarnya.

Dengan demikian, semua dana hasil keringat karena panas matahari di jalanan itu akan dikumpulkan, kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan yang dianggap sesuai dengan kebutuhan hingga kini.?

"Kami akan survei lagi ke sana, agar uang ini tepat guna," ucap dia sambil mengusap keringat di lehernya. ?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, 7 rumah rusak parah, 26 rumah mengalami kerusakan sedang dan 47 rumah rusak ringan. (Syamsul Arifin/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Pahlawan, Syariah, Kiai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Minggu, 11 Februari 2018

Haul Gus Dur Sekaligus Pembentukan Ansor NU Saudi

Jeddah, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Di malam Tahun baru (31/12), keluarga besar Nahdlatul Ulama di Arab Saudi mengadakan do’a Bersama Dalam Rangka Haul I KH Abdurahman Wahid yang diprakarsai Gerakan Pemuda Ansor (GP) Ansor NU Arab Saudi. Selain para petinggi dan kader NU, turut hadir para ulama, kiai, habib, ustad, dan tokoh- tokoh masyarakat lainnya baik dari ormas maupun orpol.

Acara tersebut dilaksanakan di Masjid Indonesia kota Jeddah yang diawali dengan sholat isya berjamaah, dilajutkan do’a dan pembacaan ayat suci Al Qur’an surat Yasiin secara bersama sama yang dipimpin langsung oleh KH Mahfud Mas’ud selaku Ketua Mustasyar PCI Arab Saudi Nahdlatul Ulama.

Haul Gus Dur Sekaligus Pembentukan Ansor NU Saudi (Sumber Gambar : Nu Online)
Haul Gus Dur Sekaligus Pembentukan Ansor NU Saudi (Sumber Gambar : Nu Online)

Haul Gus Dur Sekaligus Pembentukan Ansor NU Saudi

Dalam kesempatan ini pula diadakan Musyawarah pembentukan Gerakan Pemuda Ansor GP Ansor Nahdlatul Ulama untuk wilayah Arab Saudi. Selain Nur Mustofa Kamal, turut ikut serta dua kandidat ketua lainnya. Dengan sampainya pada puncak pemilihan dan penunjukan, Nur Mustafa Kamal terpilih secara aklamasi untuk menjadi Ketua GP Ansor wilayah Arab Saudi.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dengan selesainya acara penunjukan dan pemilihan Ketua, Nur Mustafa Kamal beserta tim menyusun pembentukan kepengurusan baru serta departemen terkait.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dalam sambutannya, Ir Ahmad Fuad selaku Ketua PCI Arab Saudi Nahdlatul Ulama berharap agar  Ansor NU Arab Saudi dibawah pimpinan Nur Mustofa Kamal dapat terus berkembang dan jangan sampai tenggelam di tengah jalan.

Ia juga menyatakan agar GP Ansor Arab Saudi untuk mengirim utusan  serta menghadiri Kongres GP Ansor di Indonesia yang sebentar lagi akan digelar. Mengenai legalisasi kepengurusan, PCI Arab Saudi Nahdlatul Ulama akan melaporkan serta mengurusnya ke PP GP Ansor.

Serta tak lupa Sharief Rachmat tokoh masyarakat termuda yang juga selaku Plt. Ketua Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan, diminta untuk memberikan arahan dan sumbangsihnya.

Dalam hal ini Sharief sangat menyambut positif adanya GP Ansor. Serta Sharief tak lupa memberikan masukan agar GP Ansor Arab Saudi jangan sampai dipolitisasi, tetapi tidak melarang kadernya untuk berpolitik hanya saja jangan membawa bendera

“GP Ansor. Jadilah pemuda dan pejuang sejati demi mengembangkan GP Ansor Nahdlatul Ulama di Arab Saudi, “ ujarnya di depan para pengurus GP Ansor Arab Saudi. (mad)Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian Islam, Budaya, Kiai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rabu, 07 Februari 2018

Batalnya Puasa

Puasa dapat dibilang sebagai ibadah tahunan seperti halnya haji. Setiap satu tahun sekali seorang muslim diwajibkan berpuasa selama satu bulan penuh, yaitu di bulan Ramadhan. Oleh karena itu segala hal yang berhubungan dengan puasa Ramdhan serasa sudah menjadi hal yang lazim begitu saja. Bahkan sebagian orang mengganggap puasa sebagai ibadah musiman belaka, hanya sebatas rutinitas semata. Sebagaimana kolak, ngabuburit dan juga baju barunya.

Padahal tidak demikian seharusnya. Karena puasa selalu mengandung makna baru. Karena konteks puasa tahun ini dan tahun yang lalu pastilah berbeda bagi setiap orang. Misalnya puasa kali ini berbarengan dengan masa kampenye, kebetulan si A tahun ini menjabat sebagai ketua RW, kebetulah tahun ini lagi banyak proyek pekerjaan dan seterusnya. Jika demikian, maka tidak ada puasa yang sama persis dilakukan seseorang di seiap tahunnya.

Akan tetapi meskipun konteks puasa sangat dinamis, namun ada beberapa hal yang tetap dan ajeg yang tidak boleh dilupakan seperti hal-hal yang membatalkan puasa, diantaranya:

Pertama, makan, minum dan segala sesuatu yang masuk melalu lubang pada anggota tubuh yang berkesinambungan (mutasil) sampai lambung, dan memasukannya dengan unsur sengaja, artinya apabila perbuatan tersebut dilakukan tanpa kesengajaan atau lupa, maka tidak membatalkan puasa.

Batalnya Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)
Batalnya Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)

Batalnya Puasa

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?......

...makan dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan antara benang putih dan hitam... (QS. al-Baqarah, 2: 187)

Sedangkan bagi mereka yang lalai melakukannya maka hal itu tidak dianggal membatalkan puasa sebagaimana diterangkan dalam hadits:

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Siapa yang lupa keadaannya sedang berpuasa, kemudian ia makan dan minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah-lah yang memberikan makanan dan minuman itu”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1797 dan Muslim: 1952)

 

Kedua, dengan sengaja melakukan hubungan seksual dengan suami atau isteri. Suatu perbuatan dapat dikatakan hubungan seksual dengan batas minimal masuknya khasafah ke dalam farji (vagina), dan apabila kurang dari itu maka tidak dikatagorikan hubungan seksual dan tidak membatalkan puasa.

Barang siapa melakukan hubunngan seksual dengan sengaja pada saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, sedangkan malam harinya ia berniat menjalankan puasa, maka orang tersebut berdosa dengan alasan telah merusak ibadah puasa, oleh karena itu ia diwajibkan untuk mengqadla dan membayar kifarat (memerdekakan budak perempuan mu’min) sebagai hukumnya.

Jika tidak menemukan seorang budak untuk dimerdekakan atau tidak mampu untuk memerdekakannya dari segi pembiayaan, maka menggantinya dengan berpuasa dua bulan secara berurut-urut di bulan selain bulan Ramadhan, dan apabila ia tidak mampu juga maka diwajibkan membayar fidyah untuk 60 orang fakir atau miskin. Dan bagi tiap-tiap orang miskin mendapatkan satu mud dari makanan yang mencukupi untuk zakat fitrah.

Apabila ia tidak mampu semuanya, maka kafarat tersebut tidak gugur dan tetap menjadi tanggungannya. Dan pada saat ia ada kemampuan untuk membayar dengan cara mencicil, maka lakukan saja dengan segera.

? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ?: ? ? ?: ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ?:?: ? ? ? ? ? ? ?: ?:? ? ? ? ? ? ?:? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?:? ? ?

Dari Abu Hurairah r.a, menceritakan, seorang pria dating kepada Rasulullah s.a.w, ia berkata: “celaka aku wahai Rasulullah”, Nabi s.a.w, bertanya: “apa yang mencelakakanmu?”, pria itu menjawab: “aku telah bercampur dengan isteriku pada bulan Ramadhan”, Nabi s.a.w, menjawab: “mampukah kamu memerdekakan seorang budak?”, ia menjawab: “tidak”. Nabi s.a.w, betanya padanya: “mampukah kamu berpuasa dua bulan berturut-turut?”, pria itu menjawab: “tidak mampu”. Rasulullah s.a.w, bertanya lagi: apakah kamu memiliki makanan untuk member makan enam puluh orang miskin?”, ia menjawab; “tidak”, kemudian pria itu duduk. Lalu Nabi diberi satu keranjang besar berisi kurma, dan Rasulullah s.a.w, berkata kepadanya : “bersedekahlah dengan kurma ini”. Pria itu bertanya: “Apakah ada orang yang lebih membutuhkan dari kami?, tidak ada keluarga yang lebih membutuhkan kurma ini selain dari keluarga kami”. Nabi s.a.w. tertawa, sehingga terliuat gigi taringnya, dan Beliau bersabda: “kembalilah ke rumahmu dan berikan kurma itu pada keluargamu”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1800 dan Muslim: 1870).

 

Ketiga, pengobatan yang dilakukan pada salah satu dari dua jalan (kemaluan dan dhubur) atau kedua-duanya, bagi orang yang sakit, maka pengobatan yang seperti itu dapat membatalkan puasa

Keempat, muntah-muntah dengan disengaja, dan apabila tanpa disengaja atau karena sakit, maka tidak membatalkan puasa seperti keterangan di atas.

? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Dari Abu Hurairah r.a, menuturkan, sesungguhnya Nabi s.a.w, bersabda: “siapa yang tidak sengaja muntah, maka ia tidak diwajibkan untuk mengganti puasanya, dan siapa yang sengaja muntah maka ia wajib mengganti puasanya”. (Hadits Hasan Gfarib, riwayat al-Tirmidzi: 653 dan Ibn Majah: 1666)

 

Kelima, keluarnya air mani disebabkan bersentuhan (tanpa hubungan seksual) maka menyebabkan batalnya puasa, baik keluar dengan usaha tangan sendiri (mastur basi) atau menggunakan tangan seorang isteri yang halal. Dengan kata lain, apabila keluar air mani tanpa bersentuhan semisal bermimpi basah maka puasanya tidak batal.

Keenam, haid, yaitu darah yang keluar dari kemaluan perempuan yang sudah menginjak usia batas minimal 9 tahun. Dengan waktu haid paling cepat selam 24 jam, ghalibnya (keumuman) keluar darah selama satu minggu,paling lama selama 15 hari, dan jarak antara kedua masa haid batas minimal 15 hari.

Darah yang keluar dari kemaluan perempuan dengan cirri-ciri seperti di atas, apabila keluar di saat seorang perempuan sedang menjalankan ibadah puasa maka puasanya batal.

 ? ? ? ? ? ? ?

 “kami (kaum perempuan) diperintahkan untuk mengganti puasa yang ditinggalkan, tetapi tidak diperintahkan untuk mengganti shalat yang ditinggalkan”. (Hadits Shahih, riwayat Muslim: 508)

Ketujuh, nifas, yaitu darah yang keluar dari kemaluannya perempuan setelah proses melahirkan dengan rentang waktu sampai dua bulan (ukuran maksimal) juga dapat menyebabkan batalnya puasa, apabila keluar di saat sedang berpuasa.

Kedelapan, gila yang terjadi ketika seseorang sedang mengerjakan ibadah puasa, maka puasanya batal.

Kesembilan, murtad, sesuatu hal yang menyebabkan seseorang keluar dari islam dengan (semisal) melakukan pengingkaran akan keberadaan Allah SWT sebagai dzat tunggal, disaat ia sedang melaksanakan ibadah puasa, maka puasanya batal. (Sumber: Risalah Puasa/ Red. Ulil H)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Warta, Kiai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Minggu, 21 Januari 2018

Jenazah Teroris dan Koruptor dalam Islam

Aksi teror dan korupsi dengan segala bentuknya dan motifnya mendadak jadi kejahatan paling terkutuk setidaknya pada lima belas tahun terakhir di Indonesia. Bahkan orang-orang yang terlibat atau menikmati dua jenis kejahatan ini ikut juga melaknat perilaku teror dan perilaku koruptif yang dilakukan orang lain.

Aksi teror dan tindak kejahatan korupsi karenanya menjadi musuh masyarakat. Tidak heran saat aksi teror atau tindak kejahatan korupsi tercium oleh media, masyarakat mengumpat pelakunya dengan sebutan “Dajjal”.

Jenazah Teroris dan Koruptor dalam Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Jenazah Teroris dan Koruptor dalam Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Jenazah Teroris dan Koruptor dalam Islam

Dampak kejahatan setingkat Dajjal ini bisa dilihat dan diraba langsung oleh pancaindra. Banyak sekali kerugian yang diderita oleh masyarakat akibat aksi teror dan tindakan korupsi.

Karena aksi teror, seorang istri menjadi janda, seorang suami menjadi duda, anak-anak menjadi yatim, orang-orang sehat menjadi cacat, aset-aset dan fasilitas umum menjadi rusak, orang-orang menjadi resah.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Sementara korupsi menurunkan derajat kemuliaan seseorang. Yang paling kentara, korupsi meruntuhkan keikhlasan. Mereka yang diamanahkan melayani masyarakat, justru merasa paling berjasa dan mengharapkan imbalan di luar gaji pokok. Layanan untuk masyarakat umum atau mewujudkan kepentingan umum bergeser menjadi layanan untuk kepentingan “pemborong”.

Atas dasar ini kejahatan teror dan perilaku busuk korupsi digolongkan sebagai dosa besar yang dapat menjerumuskan pelakunya ke dalam neraka. Khazanah ulama menyebutnya sebagai “kaba’ir” dosa besar yang mengundang laknat Allah beserta makhluk-Nya hingga ikan-ikan di dasar laut.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Terlebih lagi kejahatan teror. Kejahatan ini bisa juga masuk ke dalam kategori bid’ah dan zindik. Pasalnya pelaku teror kerap mengharamkan apa yang dihalalkan Allah dan menghalalkan apa yang diharamkan Allah seperti membunuh manusia dalam kondisi aman atau membunuh diri dengan meledakan bom di keramaian.

Aksi sweeping tempat-tempat hiburan atau rumah ibadah agama lain juga termasuk salah satu bentuk teror. Demikian juga aparat birokrasi yang menjadi centeng atas kepentingan-kepentingan perusahaan tertentu dengan mengintimidasi masyarakat demi kelancaran aktivitas perusahaan yang bersangkutan.

Tetapi segagah apa pun, teroris dan koruptor juga tetap mengalami kematian sebagaimana makhluk hidup pada umumnya. Lalu bagaimana kalau mereka wafat? Apakah umat Islam tetap diwajibkan untuk memandikan, mengafankan, menyembahyangkan, dan memakam jenazahnya? Ibnu Rusydi dalam Bidayatul Mujtahid menerangkan sebagai berikut.

?  ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? "? ? ? ? " ? ? ? ? " ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

Mayoritas ulama sepakat membolehkan umat Islam untuk menyembahkan jenazah setiap orang yang mengucapkan “Lâ ilâha illallâh” baik jenazah itu pelaku dosa besar maupun ahli bid‘ah. Hanya saja Imam Malik memakruhkan orang-orang terpandang atau terkemuka untuk ikut menyembahyangkan jenazah ahli bid’ah. Tetapi Imam Malik tidak berpendapat perihal pemerintah menyembahyangkan jenazah mereka yang terkena hukuman mati (hudud). Bahkan sebagian ulama tidak memperbolehkan masyarakat menyembahyangkan jenazah pelaku dosa besar, pelaku zina, dan pelaku bid‘ah. Pilihan makruh oleh Imam Malik lebih pada kecaman dan sanksi (sosial) untuk mereka.

Dari keterangan di atas, Ibnu Rusydi mengisyaratkan bahwa ulama, para kiai, para ustadz, modin, amil, dan juga orang terpandang di sebuah masyarakat tidak perlu hadir menyembahkan jenazah teroris, pelaku sweeping, koruptor, mereka yang menyalahgunakan jabatan.

Cukup masyarakat awam yang menghadiri upacara sembahyang dan pemakaman jenazah mereka. Ini merupakan bentuk sanksi sosial dan kecaman keras atas kejahatan-kejahatan besar seperti teror, korupsi, sweeping yang sangat merusak kehidupan masyarakat secara umum. Wallâhu a’lam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kiai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Minggu, 14 Januari 2018

Menpora: Astaghfirullah, Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games Malaysia

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat?



Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi menyesalkan kecerobohan Malaysia pada SEA Games 2017 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Sabtu (19/8). Pasalnya, gambar bendera Indonesia terpampang dengan kondisi terbalik pada buku panduan pelaksanaan pesta olahraga negara-negara di Asia Tenggara itu.?

“Pembukaan #SEAgame2017 yg bagus tapi tercederai dg keteledoran fatal yg amat menyakitkan. Bendera kita....Merah Putih. Astaghfirullaah...,” ungkap Imam Nahrawi melalui akun Twitter pribadinya.

Menpora: Astaghfirullah, Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games Malaysia (Sumber Gambar : Nu Online)
Menpora: Astaghfirullah, Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games Malaysia (Sumber Gambar : Nu Online)

Menpora: Astaghfirullah, Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games Malaysia

Pada twitt tersebut, menteri asal Madura, Jawa Timur itu juga menunjukkan gambar bendera Indonesia yang menjadi putih merah. Kesalah yang terletak di halaman 80 tersebut, hanya bendera Indonesia yang mengalaminya.?

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia, Khairy Jamaluddin, sebagaimana dilaporkan Okezone.com mengemukakan permintaan maaf atas kejadian memalukan pada pembukaan SEA Games itu.?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Bapak Imam, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya. Sesungguhnya tak ada niat jahat (terbaliknya bendera). Saya merasa kesal dengan kesalahan ini, mohon maaf,” tulis Khairy dalam akun Twitter miliknya, Sabtu (19/8). (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kiai Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock