Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Maret 2018

Ansor Way Kanan Tabung Pohon di Pesantren Untuk Kemandirian Organisasi

Way Kanan,Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Salah satu hasil Kongres XV GP Ansor Tahun 2015 di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta adalah Gerakan Pemuda Ansor harus bisa mengembangkan kewirausahaan di kalangan pemuda baik secara individu maupun kelembagaan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Berkaitan dengan itu, PC GP Ansor Way Kanan bertekad menabung pohon buah di 14 pesantren yang ada di 14 kecamatan, baik sebagai kemandirian organisasi atau sarana mempererat silaturahmi dengan pesantren sasaran program.

Ansor Way Kanan Tabung Pohon di Pesantren Untuk Kemandirian Organisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Way Kanan Tabung Pohon di Pesantren Untuk Kemandirian Organisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Way Kanan Tabung Pohon di Pesantren Untuk Kemandirian Organisasi

"Kami titip lima belas pohon di setiap pesantren. Jika tercapai di 14 kecamatan, maka Ansor Way Kanan akan memiliki tabungan sejumlah 210 pohon," ujar Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto, di Blambangan Umpu, Jumat (15/7).

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Untuk diketahui, Gusdurian Lampung dan alumni Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2016 PC GP Ansor Way Kanan menginisiasi Gerakan Sedekah Oksigen bagi sejumlah pesantren. Gerakan itu didukung Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) atau Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia Wilayah Lampung.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Total pohon Sedekah Oksigen jenis mangga Thailand dan nangka dak (persilangan nangka cempedak) yang bisa dipanen setelah tanam satu tahun adalah lima puluh batang. Di luar jumlah itu, kami titip lima belas pohon untuk tabungan organisasi mendatang. Setiap pimpinan anak cabang kami upayakan bisa mandiri tabungan pohon tersebut," ujar penggiat Gusdurian di Lampung itu lagi.

Gatot yang juga Ketua Bidang Media dan Publikasi DPP Sarbumusi NU itu melanjutkan, jika potensi hasil panen dari satu pohon paling rendah Rp100 ribu saja misalnya, maka akan ada hasil Rp1,5 juta dalam satu tahun.

"Tapi jika perawatan bagus, hasil panen juga Insya Allah bagus. Dari hasil mandiri berjamaah itu, persentase untuk PAC 75 persen dan untuk pimpinan cabang 25 persen. Kenapa demikian? Karena tidak mungkin pimpinan cabang hanya mendorong tapi tidak didorong, jadi saling mendorong dalam hal positif termasuk penguatan ekonomi," papar Gatot.

Setelah menanam pohon hasil Sedekah Oksigen di Pesantren Assiddiqiyah 11, Gunung Labuhan asuhan Kiai Imam Murtadlo Sayuthi. Penanaman selanjutnya akan dilakukan untuk Pesantren Al-Falakhussadah, Pakuan Ratu asuhan Kiai Zainal Maarif pada Ahad (17/7).

Adapun distribusi pohon buah untuk Pesantren Darul Ulum, Negara Batin asuhan Ustadz Bayumi dan Pesantren Hidayatus Salafiyah, Negeri Agung asuhan Gus Yunus telah siap.

"Insya Allah gerakan tersebut akan berlanjut dan akan tercapai di 14 pesantren karena respon sejumlah pihak akan program itu masih bagus," pungkas Gatot. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian, Ubudiyah Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kamis, 01 Maret 2018

Tradisi Pawai Taaruf MI Maarif NU Sawangan Sambut Ajaran Baru

Banyumas, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat?

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maarif Nahdlatul Ulama (NU) Desa Sawangan Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengelar acara pawai taaruf mengelilingi Desa Sawangan, Sabtu (15/7). Pawai tersebut digelar untuk menyambut tahun ajaran baru yang akan dimulai pada Senin (17/7).

Ketua Panita Kegiatan Supriyanto mengkaitkan, selain untuk menyambut tahun ajaran baru pawai taaruf tersebut juga bertujuan untuk mensosialisasikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maarif kepada masyarakat Sawangan.

Tradisi Pawai Taaruf MI Maarif NU Sawangan Sambut Ajaran Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Tradisi Pawai Taaruf MI Maarif NU Sawangan Sambut Ajaran Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Tradisi Pawai Taaruf MI Maarif NU Sawangan Sambut Ajaran Baru

"Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Sawangan kan masih tergolong baru, jadi perlu kita sosialisasikan kepada masyarakat, agar mereka tahu," katanya.?

Selain itu juga agar bisa menarik, atau menambahkan nilai jual MI kepada masyarakat Sawangan, sehinga para orang tua tak sungkan memasukan anaknya ke madrasah. Lanjut Suprianto ketika ditemui disela-sela acara.?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Anton Yugianto, Seketika Panitia menambahkan, acara pawai taaruf tersebut diikuti oleh seluruh siswa siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maarif NU Desa Sawangan beserta wali murid, Pengurus NU Ranting Sawangan dan badan otonom (Banom), komite madrasah dan masyarakat setempat.?

"Selain pawai taaruf, nanti juga ada launching gedung baru MI Maarif Sawangan yang baru selesai dibangun," jelas Anton.?

Tampak hadir pada kesempatan itu, Ketua MWC NU Ajibarang, Kepada Desa Sawangan, Para Kyai dan tokoh masyarakat setempat. (Kifayatul Ahyar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian, Halaqoh Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rabu, 28 Februari 2018

Kisah Ibnu Khafif dan Antelop Liar

Dalam kitab Raudl al-Rayahin fi Hikayah al-Shalikhin karya Syeikh Afifuddin Abdullah bin As’ad al-Yafi’i (696-768 H), terdapat kisah ujian kesabaran Ibnu Khafif (w. 981 M) dan seekor antelop liar (semacam rusa). Diceritakan:

Kisah Ibnu Khafif dan Antelop Liar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Ibnu Khafif dan Antelop Liar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Ibnu Khafif dan Antelop Liar

?: ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ?: ? ? ? ? ? ? ? ?

Aku memasuki kota Baghdad dengan tujuan menghadiri perkumpulan. Di kepalaku ada kesombongan kesufian, yaitu (berlagak) mempertajam kehendak, menguatkan mujahadah dan menyisihkan segala sesuatu yang selain Allah SWT. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Aku tidak makan empat puluh hari lamanya, tidak pula bergabung dengan perkumpulan Junaid. Aku keluar dan tidak minum. Ketika aku hendak bersuci, aku melihat seekor antelop liar diatas sumur dan sedang minum. Aku sangat kehausan. 

Ketika aku mendekati sumur, antelop liar itu melarikan diri. Ketika itu airnya telah berada di titik terbawah sumur (tidak dapat diambil lagi), aku berjalan pergi sembari berkata: 

“Wahai Tuanku, milikku disisiMU, telah berpindah ke antelop ini.”

Kemudian aku mendengar seseorang berkata dari arah belakangku: 

“Kami mengujimu dan kau tidak sabar. Kembalilah, dan ambillah air. Sesungguhnya antelop itu datang ke sumur tanpa membawa sampan (untuk menyimpan air) dan tali (untuk menimba). Sedangkan kau datang membawa sampan dan tali.”

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Maka aku kembali, ketika itu air sumur sudah melimpah, lalu kupenuhi sampanku. Aku pun minum darinya serta bersuci dengannya sampai Madinah, dan air itu tidak habis. Ketika aku pulang dari haji, aku memasuki perkumpulan (Imam Junaid al-Baghdadi). Ketika aku berhadapan dengannya, Ia berkata: “Andai saja kau bersabar sesaat lagi, akan bercucuran air dari bawah telapak kakimu.” (Afifuddin Abi al-Sa’adat Abdullah bin As’ad al-Yafi’i al-Yamani, Raudl al-Rayahin fi Hikayah al-Shalihin, Kairo: Maktabah Taufiqiyyah, tt, hlm 102).

Setelah mengalami ujian ketidak-sabaran, Imam Ibnu Khafif menyelam kedalam diri untuk menjernihkan hatinya. Ia, kemudian melakukan riyadloh (kontemplasi ketat) sekaligus bertaubat atas kegagalannya dalam menguatkan kesabarannya. 

Ketika kecongkakan hadir, meski dalam rupa yang mempesona sekalipun seperti penguatan mujahadah, ia akan menjadi celah masuknya bisikan setan. Imam al-Ghazali menyebutnya madakhil al-syaitan (pintu masuk setan), yang terbuka ketika prasangka atau perbuatan buruk dilakukan manusia.

Dari pengalamannya itu, Imam Ibnu Khafif membagi sabar dalam tiga tingkatan. Pertama, mutashabbirun, orang yang berkeinginan bersabar. Kedua, shabirun, orang yang bersabar. Ketiga, shabbarun, orang yang terus menerus bersabar atau kesabarannya tidak memiliki batas. (Abdul Karim Hawazin al-Qusyairi, Risalah al-Qusyairiyyah, Kairo: Muassasah Darul Sya’b, tt,hlm 326). 

Di saat kejadian itu terjadi, Ibnu Khafif masih sekedar mutashabbirun, kesabarannya sebatas hasrat menggebu yang belum berimbang. Karenanya, Ia mengeluh tidak mendapatkan air untuk diminum dan bersuci. Ia bahkan membuat antelop itu lari ketakutan, meninggalkan sumur karena Ibnu Khafif berjalan mendekatinya, tidak menunggu antelop itu menyelesaikan minumnya.

Untuk sesaat Ibnu Khafif diselimuti rasa takut tidak mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhannya, hingga secara sengaja membuat antelop itu lari ketakutan. Latihan kesabarannya selama ini, 40 hari tidak makan dan lain sebagainya, diruntuhkan seketika oleh hawa nafsunya (egoisme).

Kemudian terdengar suara yang menggugah pikiran Imam Ibnu Khafif, bahwa kesabarannya tidaklah seberapa. Suara itu melucuti kepasrahan dan kesabarannya, membandingkannya dengan antelop liar. “Kau datang membawa sampan dan tali,” artinya ada persiapan untuk memenuhi sampannya dan menjadikannya bekal, tapi “antelop itu datang tanpa membawa sampan dan tali.” Hanya mengambil seperlunya saja, sisanya dipasrahkan pada kehendakNya.

Sentilan penuh makna juga diberikan Imam Abu Sulaiman al-Darani (140-215 H) yang mengatakan:

? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ?

“Demi Allah, (jika) kita tak bisa sabar atas hal yang kita cintai, bagaimana mungkin kita bisa sabar atas hal yang kita benci?” (Imam Abdul Karim Hawazin al-Qusyairi, Risalah al-Qusyairiyyah, hlm 325).

Mencintai adalah kerja keras, bukan perkara mudah. Berkali-kali jatuh dan tertatih-tatih, terbakar api cemburu dan kerinduan yang menyala-nyala. Jika dalam suka-lara dan kerja keras mencintai saja manusia tidak bisa sabar, bagaimana dengan hal yang dibenci. Apakah masih ada ruang untuk kesabaran?

Maka dari itu, kesabaran harus tetap tergenggam. Karena kita tidak tahu, apa yang akan terjadi ketika kita terus menggenggamnya. Ada banyak kemungkinan di depan kita. Tapi, sekali kita melepaskannya, kemungkinan itu lenyap. Seperti Imam Junaid al-Baghdadi yang membocorkan salah satu kemungkinan dari hasil kesabaran, dengan mengatakan: “Andai saja kau bersabar beberapa saat lagi, akan bercucuran air dari bawah telapak kakimu.”

Ya, kita memang tidak tahu apakah air itu akan benar-benar keluar dari bawah telapak kaki Imam Ibnu Khafif atau tidak, yang pasti selalu ada hasil dalam bersabar. Namun perlu diperhatikan, janganlah bersabar untuk mendapatkan hasil, itu salah. 

Sebab, penyesalan terbesar Ibnu Khafif bukan karena tidak diperolehnya keuntungan (hasil), tapi jiwanya kembali keruh setelah sekian lama ia berusaha menjernihkannya. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, seberapa sabarkah kita? Wallahu a’lam...

Muhammad Afiq Zahara, Alumnus Pondok Pesantren al-Islah, Kaliketing, Doro, Pekalongan dan Pondok Pesantren Darussa’dah, Bulus, Kritig, Petanahan, Kebumen.

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kamis, 15 Februari 2018

Jaga Lingkungan Hidup, Ansor Waykanan Peroleh “Janari Adyuta Award”

Waykanan, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung memberi penghargaan Janari Adyuta kepada PC GP Ansor Waykanan atas sejumlah ikhtiarnya dalam menjaga lingkungan hidup, antara lain, memanfaatkan limbah botol minuman energi sebagai wadah madu dan pemanfaatan popok bekas sebagai media tanam.

"KLH Waykanan merespon apa yang dilakukan GP Ansor Waykanan yang dipimpin Gatot Arifianto sangat membantu fungsi dan tugas kami," ujar Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Waykanan Rinaldi di Blambangan Umpu, Selasa (10/11).

Jaga Lingkungan Hidup, Ansor Waykanan Peroleh “Janari Adyuta Award” (Sumber Gambar : Nu Online)
Jaga Lingkungan Hidup, Ansor Waykanan Peroleh “Janari Adyuta Award” (Sumber Gambar : Nu Online)

Jaga Lingkungan Hidup, Ansor Waykanan Peroleh “Janari Adyuta Award”

Ansor Waykanan meminta kader di setiap Pimpinan Anak Cabang dan Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) mengumpulkan limbah botol minuman energi. Jika terkumpul 3.000 botol, lalu diserahkan dalam kondisi steril, maka akan ditukar dengan mesin pencuci mobil ? yang bisa digunakan untuk mencuci sepeda motor atau uang senilai Rp 1,8 juta sebagai modal usaha.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Satkoryon Banser Pakuan Ratu dipimpin Eko Sugiyanto pertama meraih insentif dana kemandirian kader dari PC GP Ansor Waykanan atas upaya mengumpulkan dan membersihkan botol eks minuman energi.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Itu luar biasa sekali mengingat limbah minuman energi dijual tidak bisa, jika dibuang juga bermasalah. Termasuk penggunaan salah satu limbah rumah tangga sering dibuang, popok instan alias disposable diaper sebagai media tanam sayuran juga keren. Jadi dengan upaya semacam itu, saya selaku Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Waykanan sangat berterima kasih sekali sehingga wajar bagi kami memberi rewards atau penghargaan sebagai apresiasi dan penghormatan kepada GP Ansor," papar Rinaldi lagi.

PC GP Ansor memandang pemeliharaan lingkungan hidup akan memberikan dampak yang positif bagi individu serta kualitas lingkungan hidup mendatang.

Berkaitan dengan tingkat pemakaian popok bayi instan dengan berbagai merk sekarang ini sangatlah banyak, maka dengan memanfaatkannya sebagai media tanam akan berdampak mengurangi sampah dan membantu menjaga lingkungan mengingat limbah susah dibakar tersebut jika dibuang akan menumpuk.

Rinaldi menambahkan, nama penghargaan tersebut berasal sari bahasa Sansekerta, Janari berarti “Muda”, kemudian Adyuta berarti “Menerangi”, dimaknai sebagai pemuda atau kaum muda yang menerangi. Diberikan KLH Waykanan pada peringatan Hari Pahlawan 10 November2015 kepada PC GP Ansor setempat.

"Pahlawan hari ini bukan yang berperang melawan penjajah. Namun yang ikut menyingsingkan lengan baju, menjaga kelestarian lingkungan hidup milik anak cucu kita. Sebagai organisasi kepemudaan, Ansor telah bergerak untuk lingkungan hidup, semoga diikuti organisasi kepemudaan lain di daerah ini," tutur Rinaldi. (Disisi SF/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian, Bahtsul Masail, RMI NU Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

GP Ansor Sidoarjo Serukan ke Media yang Catut Kiai Said untuk Minta Maaf

Sidoarjo, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Ketua GP Ansor Sidoarjo H Rizza Ali Faizin meminta kepada redaksi salah satu media cetak (Harian Bangsa) agar meminta maaf dan mengklarifikasi pemberitaannya yang tidak benar terkait Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj atas kasus makelar tanah di Kelurahan Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.?

Jika pihak redaksi tidak meminta maaf atau mengklarifikasi kepada Kiai Said, GP Ansor Sidoarjo dengan tegas akan mendatangi kantor media tersebut.

GP Ansor Sidoarjo Serukan ke Media yang Catut Kiai Said untuk Minta Maaf (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Sidoarjo Serukan ke Media yang Catut Kiai Said untuk Minta Maaf (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Sidoarjo Serukan ke Media yang Catut Kiai Said untuk Minta Maaf

"Ansor Sidoarjo akan mendatangi kantor media tersebut untuk bersilaturahim jika media tersebut tidak meminta maaf atau mengklarifikasi kepada Kiai Said. Karena dua hari ini berita yang mencatut nama ulama itu bikin resah warga NU dan masyarakat," kata Rizza saat ditemui Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat di kantornya, Jalan KH Mukmin Sidoarjo, Jumat (30/12).

Riza juga menyayangkan adanya pemberitaan yang sama sekali tidak benar itu. Pasalnya, pembeli tanah dari H Qosim atas nama Denny M Syafullah membantah berita tersebut. Menurut dia, berita tersebut sangat jahat. “Ini berita jahat. Ini orang jahat. Seribu persen bohong!” katanya di gedung PBNU, Jakarta, pada Kamis (29/12).

(Baca: Seribu Persen Bohong Kiai Said Makelari Tanah di Malang)?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dengan adanya pemberitaan di Harian Bangsa itu, Riza mengatakan bahwa media yang bersangkutan sudah keluar dari ruh jurnalistik, karena telah mencatut nama ulama.

Pihaknya mengimbau kepada media cetak, online maupun media massa supaya memberikan berita yang objektif dan tidak hoax sehingga tidak menimbulkan keresahan. Disamping itu, Rizza juga meminta kepada semua pihak untuk menahan diri.

"Kami harap media tersebut segera melakukan tabayun, apalagi telah mencatut nama Kiai yang menjadi panutan. Biar segera cepat selesai serta tidak memperkeruh suasana negara ini," tegas Rizza. (Moh Kholidun/Fathoni)

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Meme Islam, Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rabu, 14 Februari 2018

Ada Khilafah di Kurikulum Madrasah Aliyah, ISNU Jombang: Ini Sistematis dan Terstruktur

Jombang, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat



Peringatan cukup keras disampaikan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jombang Jawa Timur. Dalam keterangannya, mereka mendesak pihak Kementerian Agama untuk melakukan revisi secara menyeluruh terhadap kurikulum pelajaran fiqh.

Seperti santer diperbincangkan sebelumnya, materi soal ujian semester ganjil kelas XII Madrasah Aliyah yang diujikan Selasa (5/12) lalu, menyajikan konten terkait khilafah. Bagi ISNU, masuknya materi tersebut bukan sekadar kelalaian.

Ada Khilafah di Kurikulum Madrasah Aliyah, ISNU Jombang: Ini Sistematis dan Terstruktur (Sumber Gambar : Nu Online)
Ada Khilafah di Kurikulum Madrasah Aliyah, ISNU Jombang: Ini Sistematis dan Terstruktur (Sumber Gambar : Nu Online)

Ada Khilafah di Kurikulum Madrasah Aliyah, ISNU Jombang: Ini Sistematis dan Terstruktur

Berdasarkan temuan dan kajian yang dilakukan, ISNU Jombang mnenilai bahwa masuknya konten khilafah tentang sistem pemerintahan Islam dalam mata pelajaran fiqh berlangsung secara sistematis dan terstruktur. Indikasinya, konten tersebut masuk dalam kurikulum dan silabus yang menjadi panduan penyelenggara pendidikan di daerah.

"Itu kami temukan setelah mempelajari kurikulum mata pelajaran fiqh di Madrasah Aliyah kelas XII semester satu dan semester dua," ungkap Sekretaris ISNU Jombang, Moh. Makmun, Jumat (8/12).

Adanya konten khilafah dalam materi soal ujian fiqh Madrasah Aliyah, sebut Makmun, merupakan turunan yang tidak bisa dilepaskan dari buku induk ataupun kurikulum yang digariskan. "Karena adanya soal tidak bisa dilepaskan dari kurikulum yang diajarkan," bebernya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kurikulum mata pelajaran fiqh tingkat MA, berdasarkan kajian ISNU Jombang, di antaranya berisi tentang ketentuan Islam tentang pemerintahan (khilafah), majlis syura dalam Islam, sumber hukum yang disepakati dan yang tidak disepakati ulama.

Masuknya materi fiqh tentang ketentuan Islam tentang pemerintahan (khilafah) pada siswa tingkat Madrasah Aliyah, lanjut Makmun, memang perlu dipertanyakan urgensinya. "Kalau konteksnya sebagai materi sejarah, mungkin masih bisa diterima. Tapi ini materi pelajaran fiqh. Kita semua kan tahu apa itu fiqh," jelas dosen di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum atau Unipdu Peterongan Jombang ini.

"Ibaratnya, kita akan mengajari anak tingkat SD dan MI materi tentang fiqh mawaris (hukum kewarisan Islam). Secara keilmuan sah-sah saja, tetapi apakah anak SD/MI butuh menghitung waris? Sedangkan anak-anak tingkat SD masih perlu kita tekankan masalah fiqh ibadah," tandasnya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Terkait masalah yang kini menjadi kontroversi publik, ISNU Jombang, tandas Makmun, mendesak agar Kementerian Agama merevisi Kurikulum Mata Pelajaran fiqh Tingkat Madrasah Aliyah secara umum dan khususnya untuk kelas XII. (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kiai Chusnun: Aktivis IPNU-IPPNU Harus Ikhlas

Kudus, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Ketua PCNU Kudus KH Chusnan Ms membuka secara resmi kegiatan Latihan Kader  utama  (Lakut) yang diadakan Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU setempat di Taman Sardi Dawe, Jum’at (8/2) kemarin. 

Kiai Chusnun: Aktivis IPNU-IPPNU Harus Ikhlas (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Chusnun: Aktivis IPNU-IPPNU Harus Ikhlas (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Chusnun: Aktivis IPNU-IPPNU Harus Ikhlas

Dalam sambutannya, Kiai Chusnan Ms mengatakan kader IPNU-IPPNU  harus memiliki  modal keikhlasan, kekuatan, Keyakinan dan komitmen. 

“Modal tersebut untuk menjaga jati diri kader yang istiqomah dalam wadah NU serta menopang keberlangsungan organisasi,” ujarnya di depan 40 peserta Lakut.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ia menjelaskan seorang kader harus memiliki keikhlasan berbuat dan berjuang sehingga tindakan maupun perjuangan akan membawa keberkahan dan kemanfaatan.  

“Menjadi kader harus memiliki niat ikhlas. Tanpa adanya keikhlasan perjuangan  kita tidak akan memperoleh  hasil apa-apa,” tandasnya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ia mengharapkan kader  NU  harus  mempunyai kekuatan keimanan, amaliah, aqidah dan moral serta  fisik yang kokoh.  Kebebasan yang  dimiliki, lanjut KH.Chusnan,  setiap kader harus terbingkai ala Aswaja sehingga kekuatan keimanan dan keubudiyahan  menyatu dengan kepribadian. 

“Tentunya iman di sini tidak sekedar dari hasil prestasi tapi dibuktikan pada sebuah prilaku," tegasnya.

Ditegaskan lagi, setiap kader harus memiliki keyakinan apa yang diperjuangkan itu benar. Sehingga  tidak tercipta keraguan dalam berjuang pada wadah organisasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

“Begitu juga ,kader harus komitmen sekali NU tetap NU. Jangan sampai kader NU tergoda masuk pada organisasi yang tidak sejalan dengan Aswaja dan NU,” pinta Kiai Chusnan.

Di akhir sambutan, ia mengapresiasi pelaksanaan Latihan kader Utama ini. Kiai Chusnan berharap ilmu yang didapat dari pengkaderan ini diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Sementara itu, ketua PC IPPNU Kudus Risda Utami mengatakan Lakut merupakan jenjang pengkaderan terakhir di IPNU-IPPNU dalam menyiapkan kader-kader untuk menjaga keberlangsungan organisasi.

Lakut yang berlangsung hingga 11 Februari ini, disampaikan beberapa materi motivasi, ideologi  pengembangan skill organisasi, pengembangan wawasan dan pemikiran. Sejumlah pakar dan tokoh  NU menjadi nara sumber dalam acara yang diikuti 40 kader pilihan utusan dari sembilan PAC IPNU-IPPNU se Kudus.

Redaktur     : Hamzah Sahal

Kontributor : Qomarul Adib
. Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Cerita, Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selasa, 13 Februari 2018

Korespondensi KH Hasyim Asyari dan Syekh Al-Husaini Usai Tegur Jepang

Perjuangan mengusir penjajah dilakukan oleh seluruh komponen bangsa Indonesia dengan perjuangan yang menguras keringat, darah, dan nyawa. Hembusan angin segar kemerdekaan beberapa kali didapat bangsa Indonesia kala Jepang kalah perang dan menyerah kepada pasukan sekutu.

Namun, bangsa Indonesia, khususnya para kiai pesantren penggerak kemerdekaan seperti KH Muhammad Hasyim Asy’ari (1871-1947) tidak mau terbuai dengan janji kemerdekaan yang sempat dilontarkan pihak Jepang. Baginya, hal itu menjadi satu bagian diplomasi setelah sekian lama bangsa Indonesia hidup dalam kungkungan penjajahan.

Perjuangan KH Hasyim Asy’ari beserta anaknya KH Abdul Wahid Hasyim dan para ulama pesantren tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga menanamkan cinta tanah air dan spirit nasionalisme yang tinggi. Sebab itu, setelah Kiai Hasyim ditunjuk oleh Jepang untuk memimpin Kantor Jawatan Agama (Shumubu, Kementerian Agama, red)) yang dijalankan oleh Kiai Wahid Hasyim, mereka berupaya mendirikan Kantor Jawatan Agama yang berlokasi di daerah-daerah (Shumuka) yang dipimpin oleh seorang Shumuka-cho.

Korespondensi KH Hasyim Asyari dan Syekh Al-Husaini Usai Tegur Jepang (Sumber Gambar : Nu Online)
Korespondensi KH Hasyim Asyari dan Syekh Al-Husaini Usai Tegur Jepang (Sumber Gambar : Nu Online)

Korespondensi KH Hasyim Asyari dan Syekh Al-Husaini Usai Tegur Jepang

Visi Kiai Wahid Hasyim tidak lain untuk memperkuat konsolidasi urusan-urusan agama di daerah untuk keperluan perjuangan bangsa Indonesia secara umum. Sebelumnya, Kiai Wahid memang melakukan diplomasi dengan Jepang untuk mendirikan Shumuka meskipun pada awalnya berdiri di Jawa dan Madura.

Setelah potensi umat Islam terbina dengan baik melalui jalur Masyumi, Hizbullah, Shumubu, dan Shumuka, Kiai Wahid Hasyim kembali memusatkan perhatiannya pada janji kemerdekaan yang dipidatokan oleh Perdana Menteri Jepang Kunaiki Koiso pada 7 September 1944. (Choirul Anam, 2010)

Janji kekaisaran Jepang untuk memerdekakan bangsa Indonesia memang menarik perhatian bukan hanya di tanah air, tetapi masyarakat dunia Islam, khususnya Syekh Muhammad Al-Amin Al-Husaini. Sampai pada 3 Oktober 1944, Syekh Al-Amin Al-Husaini yang merupakan pensiunan mufti besar Baitul Muqadas Yerusalem yang juga ketika itu menjabat Ketua Kongres Muslimin se-Dunia mengirim surat teguran kepada Duta Besar Nippon di Jerman, Oshima. Kala itu Syekh Al-Husaini sedang berada di Jerman.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kawat teguran tersebut berisi imbauan kepada Perdana Manteri Jepang Kuniki Koiso agar secepatnya mengambil keputusan terhadap nasib 60 juta penduduk Indonesia yang 50 juta di antaranya bergama Islam. Kongres Islam se-Dunia menekan Jepang untuk segera mengusahakan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Atas teguran tersebut, Kuniki Koiso berjanji akan mengusahakan kemerdekaan untuk bangsa Indonesia. Jawaban Koiso itu disebarluaskan melalui Majalah Domei. Kawat teguran dari Syekh Al-Amin Al-Husaini tersebut sampai kepada Hadratussyekh Hasyim Asy’ari. Ia selaku Ketua Masyumi menerima tindasan kawat teguran tersebut.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Menyikapi kawat teguran tersebut, Kiai Hasyim Asy’ari yang juga pemimpin tertinggi di Nahdlatul Ulama (NU) merasa perlu mengumpulkan para pengurus Masyumi yang terdiri dari berbagai golongan umat Islam dari sejumlah organisasi pada 12 Oktober 1944. 

Setelah rapat mempelajari sedalam-dalamnya tentang kemerdekaan Indonesia, maka diputuskan untuk menyampaikan sikap Masyumi kepada bala tentara Jepang sebagai berikut:

a) Menyiapkan umat Islam Indonesia supaya cakap dan cukup menerima kemerdekaan Indonesia dan kemerdekaan Agama Islam; b) menggiatkan segenap tenaga umat Islam Indonesia guna mempercepat kemenangan akhir guna menolak tiap-tiap rintangan dan serangan musuh yang dapat mngurungkan datangnya kemerdekaan Indonesia dan kemerdekaan Agama Islam; c) berjuang luhur bersama-sama, lebur bersama-sama dengan Dai Nippon di dalam jalan Allah untuk membinasakan musuh yang dzalim; d) menyampaikan keputusan tersebut pada: 1) Pemerintah Bala Tentara Dai Nippon; dan 2) rakyat (umat Islam) Indonesia.

Selanjutnya, KH Hasyim Asy’ari selaku pemimpin NU dan Masyumi segera membalas kawat tindasan Syekh Muhammad Al-Amin Al-Husaini yang telah membantu bangsa Indonesia dengan menegur Perdana Menteri Jepang Kuniki Koiso. Adapun balasan kawat tindasan sebagai ucapan terima kasih dari KH Hasyim Asy’ari adalah sebagai berikut:

Muhammad Al-Amin Al-Husaini Jerman dengan antara Perdana Menteri Kunaiki Koiso di Tokyo atas perhatian tuan dan seluruh alam Islami tentang janji Indonesia merdeka koma Majelis Syuro Muslimin Indonesia koma atas nama kaum Muslimin se-Indonesia koma menyatakan terima kash titik.





Asyukru walhamdulillah





Guna kepentingan Islam lebih perhebatkan perjuangan koma disamping Dai Nippon sampai kemenangan akhir tercapai koma moga-moga pula perjuangan tuan untuk kemerdekaan negeri Palestina dan negeri-negeri Arab lainnya tercapai titik





Majelis Syura Muslimin Indonesia





Hasyim Asy’ari

(Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Pahlawan, Kajian, Olahraga Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rabu, 17 Januari 2018

Terbentuk, ISNU Demak Langsung Konsolidasi

Demak, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Ikatan Sarjana Nagdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Demak melakukan konsolidasi organisasi secara intensif dengan berbagai pihak, terutama pada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).

Terbentuk, ISNU Demak Langsung Konsolidasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Terbentuk, ISNU Demak Langsung Konsolidasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Terbentuk, ISNU Demak Langsung Konsolidasi

Ketua ISNU Demak terpilih Mat Na’im Anwar mengatakan, sebagai organisasi baru, hanya dengan tekad kebersamaan, ISNU Demak akan melakukan pembenahan secara internal dengan mengacu pada instruksi pengurus pusat dan PCNU Demak.

“ISNU Demak akan bergerak cepat merespon instruksi dari pengurus pusat dan pengurus PCNU Kabupaten Demak, kami masih butuh bantuan dan kerjasama semua pihak,” tutur Na’im.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ia menyampaikan hal itu saat mengadakan konsolidasi dan ta’aruf  dalam acara buka bersama dengan pengurus baru bentukannya di Gedung PCNU Demak Jl.Sultan Fattah No 611 Demak, Jawa Tengah, Ahad (28/7).

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dalam kesempatan itu, Ketua NU Demak KH. Musyaddad Syarif berpesan terhadap kepengurusan yang baru agar ISNU mendatang sebagai organisasi intelek mampu menjadi inisiator berdirinya Universitas NU di Kabupaten Demak, mampu mengkritisi produk hukum serta kebijakan Pemkab Demak.

“ISNU ke depan harus mampu menjadi inisiator berdirinya Universitas NU di Kabupaten Demak, mampu mengkritisi Perda, seperti halnya perda miras, hiburan malam, serta kebijakan pemkab,” pesan Musadad.

Redaktur    : Abdullah Alawi 

Kontributor: A.Shiddiq Sugiarto

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Jangan Jadikan UN Tolok Ukur Kelulusan

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Kebijakan Ujian Nasional (UN) yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mendapat sorotan serius Lembaga Pendidikan Ma’arif NU. Lembaga yang menaungi pendidikan dasar dan menengah NU ini menolak, UN menjadi penentu tunggal kelulusan peserta didik.

Jangan Jadikan UN Tolok Ukur Kelulusan (Sumber Gambar : Nu Online)
Jangan Jadikan UN Tolok Ukur Kelulusan (Sumber Gambar : Nu Online)

Jangan Jadikan UN Tolok Ukur Kelulusan

Penolakan ini muncul dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LP Ma’arif NU bertema ”Penguatan Tata Kelola Pendidikan Ma’arif NU sebagai Manifestasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Nasional” di Jakarta, 21-23 Januari 2013. Rakernas diikuti sedikitnya 70 pengurus dari seluruh provinsi di Indonesia.

Forum menyepakati perlunya Kemendikbud RI mengubah kebijakan evaluasi pendidikan yang menjadikan UN sebagai satu-satunya barometer kelulusan peserta didik. Seharusnya, UN hanya digunakan sebagai proses pemetaan mutu pendidikan yang menunjang program prioritas pemerintah ke depan.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

”Sedangkan masalah kelulusan, kewenangannya diserahkan kepada satuan pendidikan masing-masing sesuai dengan prinsip desentralisasi yang menjadi filosofi UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003,” kata Ketua Komisi Rekomendasi H Abdul Ghofarruzin saat membacakan butir rekomendasi.

LP Ma’arif NU menekankan pentingnya kebijakan pendidikan nasional menghormati karakter unik di setiap satuan pendidikan. Karena itu, kurikulum 2013 harus menyelaraskan diri dengan karakter lokal pendidikan di madrasah LP Ma’arif NU.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

”Selain itu, perlu juga dibangun pemahaman bersama bahwa pendidikan bukan hanya ruang lingkup kegiatan yang terjadi di dalam sekolah. Pemerintah ke depannya harus melihat keterkaitan nilai strategis yang ada di keluarga, masyarakat dan sekolah dalam proses pendidikan,” imbuh Ghofarruzin.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis ? ? : Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Senin, 08 Januari 2018

Gandeng Google, Wahid Institute Gelar Workshop Informasi untuk Perdamaian

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. The Wahid Institute bersama Google Indonesia menggelar workshop untuk menyebarkan informasi untuk perdamaian, Selasa (1/9) di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta. Kegiatan bertajuk ‘Pitch for Peace’ ini digelar untuk memberikan langkah-langkah strategis dalam menyerap maupun menyebarkan informasi melalui berbagai media di dunia maya.

Hadir dalam kegiatan ini, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Direktur The Wahid Institute Yenny Wahid, penulis buku Biografi Gus Dur Greg Barton, aktivis gender Hussein Muhammad, dan para aktivis media sosial, serta blogger.

Gandeng Google, Wahid Institute Gelar Workshop Informasi untuk Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)
Gandeng Google, Wahid Institute Gelar Workshop Informasi untuk Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)

Gandeng Google, Wahid Institute Gelar Workshop Informasi untuk Perdamaian

Shinto Nugroho, Manajer Kebijakan Publik Google Indonesia mengatakan, bahwa sosial media yang saat ini menjadi basis penyebaran informasi mempunyai peran yang sangat strategis.?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Bisa dikatakan para pengguna media sosial yang didominasi oleh anak-anak muda sudah berada pada tingkat Digital Native (pengguna yang sudah mahir, red),” ujarnya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Sementara itu, Yenny Wahid dalam sambutannya menuturkan, bahwa peran generasi muda untuk menyebarkan informasi yang damai dan mendidik sangatlah penting. Menurutnya, berbagai ancaman yang berbau intoleransi sangat mudah menyebar di dunia maya.?

“Sebab itu, banggalah menjadi anak Indonesia, karena peran anak muda yang mencintai negara dan bangsanya sangat penting dalam penyebaran informasi damai di internet,” terang Putri Ke-2 Gus Dur ini.

Senada dengan Yenny Wahid, Lukman Hakim Saifuddin juga menerangkan, bahwa untuk menyebarkan informasi damai, para aktivis media sosial harus mengubah cara pandang, dari melawan tindakan radikal melalui informasi ke pendekatan merangkul mereka dengan informasi yang baik dan benar.

“Internet memang mimbar bebas, sebab itu kita yang mewarisi kearifan luhur dari guru dan orang tua kita sangatlah penting dalam menghadapi radikalisme di dunia maya,” tuturnya.

Lukman menandaskan, bahwa Google juga harus mempunyai kebijakan terkait konten-konten keras dan tidak mendidik dalam mesin pencariannya. “Kebaikan atau kebajikan Google sangat membantu kita dalam mencari sesuatu, tetapi mestinya hal ini diimbangi dengan kebijakan yang serius terkait konten-konten radikal dengan tidak menampilkan konten tersebut di urutan paling atas, misalnya,” tandas Menag. (Fathoni)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat AlaSantri, Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Minggu, 31 Desember 2017

Banser Gerak Cepat Bantu Ribuan Korban Banjir

Bandarlampung, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat?

Banjir melanda sejumlah daerah di Lampung dan Bandarlampung akibat hujan berkepanjangan pada Senin (20/2). Gerakan Pemuda Ansor berikut badan semiotonomnya Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bergerak menghimpun bantuan dan menyalurkan kepada para korban.

Banser Gerak Cepat Bantu Ribuan Korban Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Gerak Cepat Bantu Ribuan Korban Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Gerak Cepat Bantu Ribuan Korban Banjir

"Hari ini kami menyiapkan paket berisi mie instan, telur, biskuit, gula, deterjen dan obat-obatan sehubungan banyak korban banjir yang mengaku pilek dan gatal," ujar Kepala Satkorcab Banser Kota Bandarlampung Mamat Pribadi mewakili Ketua PC GP Ansor setempat, Agung Zahwil , di Bandarlampung, Kamis (23/2).Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung, kerugian akibat banjir di daerah itu mencapai Rp4,7 miliar. Rinciannya, 9.169 rumah terkena banjir berada di 15 kecamatan yang ada di Kota Bandarlampung. Lalu satu kejadian tanah longsor, dua pohon tumbang dan 29 rumah hanyut.

"Kami sudah bergerak semampu tenaga sejak mulai banjir terjadi sehubungan ada instruksi dari Pimpinan Wilayah GP Ansor Lampung melalui Satkorwil Banser," papar Mamat lagi.

Selasa (21/2), Kasatkorwil Banser Lampung Tatang Sumantri, meminta seluruh kader di masing-masing tingkatan melalui Satuan Kordinasi Cabang (Satkorcab) untuk melakukan pembentukam pos siaga dan bantuan untuk korban banjir.

“Setiap Satkorcab harus menyediakan sambungan jalur cepat untuk koordinasi, membantu melakukan pendataan dan inventarisasi titik banjir dan menyiagakan personalia untuk bantuan operasional atau peduli banjir,” ujar Tatang.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Di Kabupaten Pringsewu, Banser setempat melakukan pendataan dan inventarisasi titik banjir dan korban di wilayah satuan masing-masing.

Adapun di Lampung Timur, Gerakan Pemuda Ansor setempat sinergi dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) mempersiapkan Posko Penanggulanan Korban Bencana.

"Untuk GP Ansor Kota Bandarlampung segera menyalurkan bantuan ke seribu warga korban banjir melalui perwakilan RT masing-masing," ujar Mamat lagi.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ansor Bandarlampung merangkul sejumlah pihak agar berkenan berbagi untuk sesama yang mengalami musibah banjir.

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Lampung telah menyampaikan bantuan bagi korban banjir melalui GP Ansor Bandarlampung.

"Bantuan tersebut sedang kita kemas di ? Kampung Pasar Ambon, di Telukbetung Selatan sehubungan mau dibagikan sore ini," kata Mamat lagi. (Gatot Arifianto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Syariah, Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kamis, 21 Desember 2017

MWCNU Salam Kembangkan Kajian Ayat-ayat Ekonomi

Kaliurang, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Salam mengembangkan kajian ayat -ayat ekonomi dalam pengajian rutin Sabtu Legi. Hal ini dilakukan demi  untuk menambah wawasan dan keterampilan kewirausahaan dengan harapan dapat memberdayakan warga sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Salam, H Sungkono kepada Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat, Kamis (28/3) mengatakan, dalam kegiatan rutin “ngaji ekonomi” ini, NU akan mendatangkan para pengusaha, pakar dan ahli ekonomi sebagai nara sumber. Seluruh pengurus NU, lembaga serta badan otonom diwajibkan hadir.

MWCNU Salam Kembangkan Kajian Ayat-ayat Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)
MWCNU Salam Kembangkan Kajian Ayat-ayat Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)

MWCNU Salam Kembangkan Kajian Ayat-ayat Ekonomi

Dikatakannya, kegiatan ini merupakan wadah untuk pemberdayaan ekonomi warga, yang akan dikemas dalam bentuk pelatihan baik di bidang perikanan, kerajinan maupun peternakan. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Dalam hal ini MWCNU Salam rencananya akan menggandeng UGM Yogyakarta sebagai mitra pendamping dan pembimbing,” kata Sungkono. Ini juga disampaikannya dalam Musyawarah Kerja (Musyker) MWCNU Salam di Wisma Joyo Kaliurang pada tanggal 11-12 Maret 2013 lalu.

Setiap warga Nahdliyyin harus mampu bersaing untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Saatnya warga Nahdliyyin bangkit. Zaman sudah berubah, ‘jer basuki mawa bea’,  segala sesuatu butuh biaya,” tegasnya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Kini saatnya warga Nahdliyyin mengubah paradigma kesederhanaan dan budaya ‘ngalah mekalah’. Sebagai contoh, kita punya air yang melimpah, namun ikan justru didatangkan dari daerah lain. Oleh karena itu kita akan mengembangkan budidaya ikan, seperti lele dan gurameh. Kita yakin NU mampu,” imbuhnya .

Dikatakannya, potensi kolam ikan dan pasar ikan di Dusun Pulosari Desa Jumoyo Kecamatan Salam yang selama ini belum maksimal dalam pemanfaatannya akan di evaluasi dan dibenahi dalam pengelolaannya. Kolam tersebut akan digunakan sebagai ‘pilot project’ atau percontohan. Dimulai dengan pemijahan dan pembibitan ikan sampai pada tahap pemasarannya.

Selain dibidang perikanan MWCNU Salam juga akan mengembangkan kerajinan berbahan baku pasir dari Gunung Merapi. Hal ini dimaksudkan untuk pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bantaran sungai. Mengingat selama ini pasir Merapi hanya ditambang dari sungai  kemudian dibawa keluar daerah tanpa memberikan nilai tambah. Untuk itu NU Salam akan mempelopori pemanfaatan pasir Merapi.

“Pasir merapi yang diambil gratis oleh warga sekitar warga bantaran sungai bisa dimanfaatkan dengan dibuat aneka kerajinan, hiasan maupun ornamen rumah. Kemudian hasil kerajinan tersebut akan di jual di sepanjang Jalan Jogja-Magelang. Bukan tidak mungkin kerajinan berbahan dasar pasir dan batu tersebut bisa di ekspor ke luar negeri,” tegasnya 

Sedangkan lahan-lahan di sekitar perbukitan yang berada wilayah di Kecamatan Salam juga akan dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai lokasi kandang terpadu untuk memelihara kambing dan sapi.

Selama lima tahun masa bakti 2012-2017, selain bidang keagamaan, ekonomi dan pembangunan, MWCNU Salam bersama LP Ma’arif NU Salam juga akan mengembangkan sektor pendidikan dan kebudayaan agar Sumber Daya Manusia (SDM) NU semakin meningkat. “Kami berharap dan optimis program ini akan membawa manfaat dan maslahat bagi umat,” pungkasnya

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: M. Imam Muttaqien

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Halaqoh, Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Senin, 18 Desember 2017

Realisasikan 5000 Doktor, Kemenag Jalin Kerjasama dengan University of Canberra

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Kementerian Agama RI dan University of Canberra menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam realisasi program 5000 Doktor yang tahun ini menjadi tahun kedua program ini berjalan. Penandantanganan dilakukan Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin dan pihak University of Canberra Australia Frances Shannon di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Senin (23/5).

Kamaruddin mengungkapkan University of Canberra merupakan salah satu perguruan tinggi di Australia, sedangkan Australia sendiri adalah salah satu negara yang menjadi target untuk mengirim dosen-dosen ke luar negeri. "Seperti sering kami sampaikan di sejumlah kesempatan bahwa program 5000 doktor akan meng-cover 25 persen ke luar negeri di antaranya ke negara di Eropa, Mesir, Arab Saudi, Maroko, Turki, Jepang dan lainnya, dan 75 persen lainnya di universitas dalam negeri. Dan hari ini adalah MoU dengan University of Canberra di negara Australia," ujar Kamaruddin sebagaimana dilansir kemenag.go.id.

Menurut Kamaruddin, yang menarik dari MoU ini adalah mereka akan membantu pihaknya mempersiapkan caloh Doktor. "Misalnya, kita mengirim kandiat doktor yang IELTS baru enam, universitas ini menerima, meski standarnya 6.5," ujarnya .

Realisasikan 5000 Doktor, Kemenag Jalin Kerjasama dengan University of Canberra (Sumber Gambar : Nu Online)
Realisasikan 5000 Doktor, Kemenag Jalin Kerjasama dengan University of Canberra (Sumber Gambar : Nu Online)

Realisasikan 5000 Doktor, Kemenag Jalin Kerjasama dengan University of Canberra

“Mereka (University of Canberra) akan membantu mempersiapkan dan menggembleng lagi bahasa Inggerisnya (calon doktor) tersebut, dan itu sepenuhnya dibiayai oleh pihak universitas. Itu poin atau nilai tambah dari MoU ini,” terang Kamaruddin.

Kamaruddin menambahkan, terdapat beragam program studi yang ditawarkan melalui program 5000 doktor ini, dan tidak semata tentang studi agama, tapi juga studi non agama seperti arsitektur, kedokteran, teknologi informasi dan komunikasi yang bisa dipilih. Diharapkan mereka bisa menyelesaikan studinya sesai target tang ditentukan, 3-4 tahun.?

“Tahun ini kami menyiapkan 250 orang untuk studi di perguruan tinggi luar negeri, dan 750 di perguruan tinggi dalam negeri,” kata Kamaruddin.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Penerima program 5000 Doktor ini adalah mereka yang telah lulus melalui sejumlah tahapan yang dilakukan oleh tim seleksi yang dibentuk Kemenag.? (Red-Zunus)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Ahlussunnah, Syariah, Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kamis, 07 Desember 2017

Buchori ketua Ansor Kalisoka

Tegal, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat . Nampaknya pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor kecamatan Dukuhwaru kabupaten Tegal, sedikit demi sedikit mulai mengepakan sayap organisasinya diberbagai desa di kecamatan Dukuhwaru, seperti baru-baru kemarin, Selasa (8/5) malam terbentuk PR GP Ansor desa Kalisoka.   

Buchori ketua Ansor Kalisoka (Sumber Gambar : Nu Online)
Buchori ketua Ansor Kalisoka (Sumber Gambar : Nu Online)

Buchori ketua Ansor Kalisoka

Dalam musyawarah mufakat untuk menetukan ketua ranting, Nampak begitu ramai dan berlangsung alot, pasalnya dari ketiga orang yang dikandidatkan sebagai ketua yaitu Bukhori, Hasanudin dan Imam Sibro Maliki, masing-masing figur yang bagus dan sama-sama memiliki talenta kepemimpinan yang bagus karena sebelumnya meraka sudah aktif diberbagai organisasi. 

Dalam perhelatan tersebut akhirnya disepekati Buchori sebagai ketua PR Gerakan Pemuda Ansor desa Kalisoka untuk periode pertama dan masa khidmat 2012-2015 sementara calon yang lain yang merupakan perwakilan masing-masing kaum, nampak begitu lega dan mendukung penuh kepemimpinan Buchori. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Forum ini sangat baik untuk kita bangun sehingga ke depan diawali dari malam hari ini, Ansor di Kalisoka akan bangkit dan menjadi kesatuan gerakan kepemudaan yang berhaluan ahlussunnah wal jama’ah, yang memang secara hukum Ansor ini merupaan organisasi resmi di bawah NU atau salah satu badan otonom NU,“ kata Pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Dukuhwaru Nur Halim.    

Nur Halim pun menyarakan siapapun yang menjadi ketua jangan sampai menjadi beban, karena hakikatnya sama dalam berorganisasi yang membedakan hanyalah di struktural ada yang menjadi anggota, ada yang menjadi pengurus dan ada yang menjadi penasehat. Ambil yang baik untuk melangkah ke depan sehingga tidak berbenturan dengan keadaan sekitar. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Ke depan juga dalam membuat program kerja disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan organisasi sendiri, jangan sampai membuat program yang muluk-muluk tetapi hanya sebatas program saja. Selamat semoga ke depan lebih baik dan lebih semangat dalam mengemban amanat organisasi,“ ingatnya. 

Sementara ketua tanfidziyah PR NU desa Kalisoka ustadz Taufiq mengharap agar setelah dibentuk ini akan menjadi moment silaturahmi, dan bisa berjalan organisasinya jangan cuma dibentuk tetapi ditinggal pergi. “Ini menjadi penting karena membuat itu mudah tetapi memelihara itu sulit. Jadi saya mohon semuanya harus membawa amanat organisasi ini dengan baik dan penuh tanggungjawab,“ harapnya. 

Dia menjelaskan keprihatinan terhadap generasi muda dan aliran-aliran Islam yang cenderung berfikir pragmatis dan instan. Kalau tidak diawali dengan membentengi generasi muda maka siapa yang akan kita bentengi karena generai muda merupakan penerus masa depan bangsa bahwa organisasi dan akidah. “Untuk itu besar harapan saya menumpukan harapan kepada sahabat-sahabat Ansor untuk bangkit dan membangkitkan generasi muda yang laianya untuk kemajuan bangsa dan negara dan agama serta organisasi yang sangat kita cintai ini, yaitu NU.” 

“Satu hal yang harus menjadi pedoman kita, mari kita belajar bersama untuk membesarkan dan mendirikan organisasi dengan baik dengan tetap meminta ridho dari Allah subhanahu wata’ala dengan berpedoman li’il bi kalimatillah,“ harapnya. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Pegurus PAC GP Ansor kecamatan Dukuhwaru Nur Halim pengurus PRNU desa Kalisoka dan Kaur Kesra desa Kalisoka. 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Abdul Muiz      

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian, Lomba, Internasional Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selasa, 05 Desember 2017

Cetak Kader Religus-Nasionalis, PMII STAI Denpasar Gelar Mapaba

Denpasar, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat 

Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar, Bali menerima anggota baru melalui Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA). Kegiatan tersebut berlangsung di desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan 29 September-1 Oktober lalu.

Pada Mapaba yang diikuti belasan mahasiswa dan mahasiswi itu, panitia pelaksana mengambil tema "Membangkitkan Jiwa Nasionalis serta Menjunjung Tinggi Nilai Kemanusiaan dan Keadilan". 

Cetak Kader Religus-Nasionalis, PMII STAI Denpasar Gelar Mapaba (Sumber Gambar : Nu Online)
Cetak Kader Religus-Nasionalis, PMII STAI Denpasar Gelar Mapaba (Sumber Gambar : Nu Online)

Cetak Kader Religus-Nasionalis, PMII STAI Denpasar Gelar Mapaba

Menurut Ketua Panitia Mapaba Agus Irawan, kegiatan itu diadakan untuk mencetak kader PMII yang religius dan nasionalis sebagai pelanjut pergerakan organisasi itu di Denpasar. 

PMII, kata dia, melihat jiwa nasionalis pada mahasiswa dan mahasiswi di Denpasar semakin menurun. Hal itu disebabkan oleh apatisnya terhadap permasalahan yang ada di Indonesia dan adanya sekelompok orang yang ingin menggantikan Pancasila.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Sedangkan Ketua Komisariat PMII STAI Denpasar Teguh Irwansyah berharap anggota PMII baru itu menjadi kader yang berwawasan kebangsaan dengan pijakan Islam yang rahmatan lil alamin.

“Selain itu dapat memberikan sikap loyalitas terhadap organisasinya," tegasnya.

Ketua PC PMII Denpasar Moh. Nur Wakhid Al-Hadi pada acara penutupan Mapaba mengajak untuk bersama-sama menanamkan rasa haus akan ilmu. 

“Ini adalah modal utama bagi kita untuk menjadi agen of change yang akan mengemban tongkat estafet untuk generasi penerus Bangsa ke depan,” katanya. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Ahlussunnah, Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rabu, 29 November 2017

Ganggu NKRI, Jenderal Gatot: Prajurit TNI Juga Siap Berjihad

Medan, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan akan mengawal dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman, termasuk upaya makar yang dilakukan beberapa kelompok organisasi.

"Prajurit saya juga siap berjihad mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila, bersama masyarakat, kita bersama-sama mempertahankan Pancasila," katanya usai mengikuti istighosah bersama ulama dan masyarakat Sumatera Utara, di Pangkalan Udara TNI AU Soewondo, Medan, Sabtu, (1911).

Dia mengatakan, TNI menghargai setiap proses demokrasi, termasuk demonstrasi oleh warga Indonesia.

Ganggu NKRI, Jenderal Gatot: Prajurit TNI Juga Siap Berjihad (Sumber Gambar : Nu Online)
Ganggu NKRI, Jenderal Gatot: Prajurit TNI Juga Siap Berjihad (Sumber Gambar : Nu Online)

Ganggu NKRI, Jenderal Gatot: Prajurit TNI Juga Siap Berjihad

Namun TNI memiliki kewajiban untuk berperan jika ada upaya yang berniat untuk merusak dan menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketika ditanya terkait sikap dalam menyahuti rencana-rencana unjuk rasa pada 2 Desember, dia menyatakan TNI lebih banyak berdoa untuk kebesaran dan keutuhan bangsa. "Kesiapan kita berdoa, siapapun yang menghancurkan negara ini, tidak bisa kalau kita berdoa," katanya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Menurut dia, pihak-pihak yang memiliki niat menghancurkan NKRI dinilai sebagai orang tidak beragama sehingga akan berhadapan dengan TNI, Kepolisian Indonesia, dengan seluruh masyarakat.

Dari pengalaman sejarah selama ini, Gatot menegaskan tidak ada satu pun pengkhinat bangsa yang bisa hidup di Indonesia. "Tidak ada yang bisa, mau menantang, silakan," katanya.

Ia mencontohkan gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia di bawah pimpinan Kartosuwiryo, gerakan yang dipimpin Kahar Muzakkar, termasuk gerakan komunis yang selalu musnah di Indonesia. "(Semua musnah) karena kita selalu berdoa pada Allah SWT," kata Gatot. (Antara/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Nasional, Tokoh, Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selasa, 28 November 2017

LPPNU Kotaanyar Bina Petani Buat Pupuk Bokhasi

Probolinggo, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Para petani yang ada di wilayah Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo saat ini sudah mampu membuat pupuk bokhasi padat secara mandiri. Dalam praktiknya, mereka mendapatkan pembinaan dari Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kecamatan Kotaanyar.

“Alhamdulillah saat ini para petani sudah bisa membuat pupuk bokhasi sendiri untuk memupuk tanamannya. Dengan acara ini setidaknya ada penghematan biaya yang dikeluarkan untuk pertaniannya,” kata Ketua MWCNU Kecamatan Kotaanyar, Suparman.

LPPNU Kotaanyar Bina Petani Buat Pupuk Bokhasi (Sumber Gambar : Nu Online)
LPPNU Kotaanyar Bina Petani Buat Pupuk Bokhasi (Sumber Gambar : Nu Online)

LPPNU Kotaanyar Bina Petani Buat Pupuk Bokhasi

Sementara itu, Ketua MWC LPPNU Kecamatan Kotaanyar Mudzakkir mengungkapkan pembuatan pupuk bokhasi ini bermula saat para petani kesulitan mendapatkan pupuk tanamannya. Disisi lain, tanamannya harus segera dipupuk agar tidak mati. “Berangkat dari situ karena akhirnya membuat inisiatif dengan menggandeng petugas pertanian untuk mengajari petani membuat pupuk bokhasi padat,” ujarnya.

Senin (8/2/2016) dilakukan pemantapan sekaligus uji coba hasil pembuatan pupuk bokhasi padat petani secara berkelompok dengan bimbingan pengurus LPPNU Kecamatan Kotaanyar dan petugas pertanian.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Kegiatan ini dilakukan agar petani mampu membentuk kelompok tani dengan administrasi yang lebih baik dan dapat meningkatkan hasil pertaniannya dengan biaya yang lebih murah,” jelasnya.

Menurut Mudzakkir, pembuatan pupuk bokhasi ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan petani kepada pemakaian pupuk kimia. Setidaknya nantinya mampu meningkatkan kemampuan para pengurus NU sekaligus membantu mengatasi kelangkaan pupuk yang sangat meresahkan petani.

“Semoga keterampilan pembuatan pupuk bokhasi padat ini bisa terus dikembangkan dengan bimbingan masing-masing ranting NU sehingga bisa menambah ilmu bagi petani yang selama ini sering mengalami kekurangan pupuk bersubsidi,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian, AlaSantri Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Hal-hal Penting Saat Bersuci Setelah Buang Air

Islam merupakan agama yang mengajarkan penganutnya menjalankan ajarannya secara detil dan lengkap. Mulai dari bangun tidur, seharian penuh, sampai hendak tidur kembali, seluruh kaum Muslim, perlu mengetahui bagaimana perilaku Nabi Muhammad SAW sehingga menjadi teladan dalam banyak hal. Teladan dari Nabi Muhammad, sebagaimana banyak kita tahu, bukan hanya soal hal-hal yang besar seperti kepemimpinan, ibadah, berekonomi, mendidik keluarga.

Hal sederhana yang patut kita amalkan adalah bersuci. Pernahkah Anda bayangkan, ternyata bersuci adalah soal penting dan mendesak dalam ibadah Muslim. Contoh dalam pelaksanaan shalat, ada syarat-syarat yang memenuhi sahnya shalat, yaitu badan, pakaian dan tempat suci dari najis; suci dari hadats kecil maupun besar; shalat menghadap kiblat; mengetahui masuk waktu shalat; menutup aurat untuk perempuan maupun laki-laki; mengetahui hal-hal yang wajib (rukun) dalam shalat.

Hal-hal Penting Saat Bersuci Setelah Buang Air (Sumber Gambar : Nu Online)
Hal-hal Penting Saat Bersuci Setelah Buang Air (Sumber Gambar : Nu Online)

Hal-hal Penting Saat Bersuci Setelah Buang Air

Di sini sehubungan dengan syarat sah shalat, mengetahui tentang aspek bersuci dari kotoran menjadi sangat penting. Mengapa? Karena shalat yang tidak terpenuhi syarat sahnya ini, maka ia tidak sah dilaksanakan ataupun batal. Lagipula, shalat adalah amaliah harian Muslim.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Bersuci, dalam istilah fikihnya istinja, adalah usaha membersihkan diri dari najis yang menempel setelah buang air. Najis, atau kotoran yang masih tersisa di badan setelah buang air dibersihkan dengan air, atau jika merujuk pada keadaan darurat, bisa digunakan batu. Meski sudah bersih, sebelum menuju shalat, seseorang perlu berwudhu untuk menghapus hadats kecil akibat buang air tadi.

Beberapa hal penting diperhatikan terkait bersuci, baik dalam rangka menghilangkan hadats maupun najis, keterangan  ini disarikan dari Fathul Qarib dan kitab Safinatun Naja, dua kitab fikih dasar yang banyak dipelajari di pesantren bahkan masyarakat umum. Berikut penjelasannya:

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

-Terampil

Terampil dalam bersuci ini hendaknya menjadi kebiasaan dan budaya, serta berhati-hati dalam langkahnya. Jangan sampai cara bersuci yang kurang rapi, menyebabkan tidak sahnya ibadah. Bisa karena pakaian yang terkena najis/kotoran, atau masih tersisanya kotoran di badan.

Sisa kotoran yang tidak terampil dan dibersihkan dengan baik, bisa menjadi tempat persemaian penyakit, terutama terkait saluran kemih dan pencernaan. Juga bisa menyingkirkan aroma maupun ketidaknyamanan saat mengenakan pakaian.

Selain itu, dalam masalah terampil bersuci ini kita perlu ketahui pula tatacaranya. Tatacara berwudu yang benar, serta mengenali jenis-jenis najis baik mukhaffafah, mutawassithah, atau mughallazhah, agar bisa dihati-hati betul persiapan kita menuju ibadah terutama shalat. Contohnya, berhati-hatilah dengan percikan air kencing saat berkemih, siapa tahu ada yang terkena di pakaian.

-Tepat Guna

Meski zaman sudah maju, kita tetap perlu pertimbangkan kebutuhan manusia akan air bersih untuk bersuci. Safinatun Naja menyebutkan bahwa menggunakan air untuk bersuci adalah hal yang lebih utama, karena lebih bisa menghilangkan rupa, warna, dan rasa kotoran setelah buang air lebih baik dari benda yang lain. Perlu diingat, seperti sering dipasang di mushalla dan masjid sekitar kita: Gunakan Air Seperlunya. Bersuci tidak harus banyak air, tetapi, sekali lagi, harus hati-hati dan secukupnya. Maksimalkan supaya bersuci benar-benar bersih, dan hilang bentuk, warna, bau kotoran saat buang air.

-Tuntas

Jangan segera beranjak setelah buang air, jika terasa saat buang air belum cukup tuntas. Apakah masih ada kotoran yang terasa bersisa di saluran kemih maupun dubur, itu patut diperhatikan. Dalam salah satu anjuran berkemih, dikenal istilah istibra, yakni mengurut daerah perut bawah atau alat kemaluan seraya berdehem untuk mengeluarkan sisa kencing. Ketuntasan buang hajat ini, selain membuat nyaman, juga menghindarkan terjadinya percikan kotoran yang mengenai pakaian, yang bisa membuat shalat tidak sah.

-Tempat yang Sesuai

Kitab fikih seperti Fathul Qarib mengatakan bahwa ada beberapa tempat yang tidak boleh dibuat sebagai lokasi buang air: lubang galian yang tidak difungsikan untuk penampungan, di bawah pohon yang berbuah, di tempat berteduh, serta di air yang menggenang. Tentu saja selain berkaitan dengan keberadaan orang lain atau hewan, hal itu turut berhubungan dengan menjaga lingkungan agar tetap bersih sehat.

Terlebih konsep kesehatan dewasa ini mencanangkan “jamban sehat”. Dengan tidak buang hajat di sembarang tempat, hal itu akan berdampak pada lingkungan yang nyaman dan menyehatkan, serta membuat ibadah Anda lebih tenang.

Patut diperhatikan juga detail pembuatan kamar mandi sehingga kekhawatiran terkena najis bisa dikurangi. Posisi lantai kamar mandi, perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan air tergenang dan tidak masuk saluran pembuangan. Selain menyebabkan kumuh dan bau tak sedap, hal itu juga menjaga keselamatan di kamar mandi agar tidak terpeleset.

Jangan lupa, bersuci itu penting, jangan terburu-buru saat bersih diri setelah buang air. Mari dibiasakan, dihati-hati tatacaranya, serta menjaga agar ibadah tetap sah dan berkualitas. Semoga dengan pengetahuan kita tentang fikih, ibadah kita lancar dan diterima, lingkungan pun lebih bersih dan sehat. Wallahu a’lam. (M Iqbal Syauqi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Cerita, Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Jumat, 24 November 2017

Dubes Sudan Sowan ke PBNU

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Rombongan dari Kedutaan Besar Sudan untuk Indonesia berkunjung ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat. Mereka diterima langsung Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Ketua PBNU H Iqbal Sullam.

Dubes Sudan Sowan ke PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubes Sudan Sowan ke PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Dubes Sudan Sowan ke PBNU

“Kami ke sini dalam rangka melaksanakan misi kedutaan yang menghubungkan masyarakat Sudan dan Indonesia,” kata Duta Besar Sudan Dr Abdurrahim as-Siddiq kepada Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat singkat, Kamis (27/11).

Abdurrahim mengaku tertarik kepada NU karena ormas Islam ini memiliki keunikan dibanding umat Islam lain di negara-negara Timur Tengah. “Keunikannya terletak pada dukungan NU kepada eksistensi Negara Republik Indonesia. Ini luar biasa,” tuturnya didampingi tiga orang dari Kedubes Sudan.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Pertemuan pihak Kedubes Sudan dan pengurus PBNU berlangsung santai di ruang Ketua Umum PBNU, Lantai 3 Gedung PBNU. Keduanya saling bertukar informasi tentang kehidupan di masing-masing negara. Kiai Said juga memaparkan tentang profil singkat NU.

Sebelumnya, rombongan tersebut berkunjung ke Pojok Gus Dur, bekas kantor mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang kini berubah menjadi museum kecil dan perpustakaan. Di lantai dasar gedung PBNU ini, mereka melihat foto-foto Gus Dur dan keluarganya, serta buku-buku karyanya.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Keempat sempat terpana saat membaca beberapa kutipan ucapan Gus Dur yang terpajang di dinding Pojok Gus Dur. Kutipan tersebut, di antaranya, berbunyi, “The deep problem is that people use religion wrongly in persuit of victory and triumph. This sad fact then leads to conflict with people who have different beliefs”; dan “Saya tidak khawatir dengan dominasi minoritas. Itu lahir karena kita yang sering minder. Umat Islam—mungkin karena faktor masa lalu—sering dihantui rasa kekalahan dan kelemahan.” (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kajian Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock