Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Maret 2018

Kiai Imam Sarang dan Ikan Bandeng

Ini cerita mutawatir, banyak orang yang meriwayatkannya. Oleh karena itu, kesahihannya tidak diragukan lagi, dan saya telah mengonfirkasi saksi utamanya, yakni yang punya cerita: KH Zubaduz Zaman, atau Gus Bad dari Kediri.

Begini kisahnya. Dulu almagfurlah simbah Kiai Imam Kholil, pengsauh Pesantren MIS, Sarang-Rembang, Jawa Tengah, pernah memerintahkan santrinya untuk membuka tutup air tambak miliknya.

Kiai Imam Sarang dan Ikan Bandeng (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Imam Sarang dan Ikan Bandeng (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Imam Sarang dan Ikan Bandeng

Tambak tersebut berisi ribuan ikan Bandeng siap panen harus dibuka, agar Bandeng keluar ke sungai. Ide Kiai Imam itu muncul karena saat itu sedang masa paceklik ikan, bahasa setempatnya "terak". Pada masa itu, para nelayan sangat kesusahan mendapat ikan.

"Cung, mbrolen galengane, iwake ben metu" perintah Kiai Imam pada santrinya. Artinya, "Kang, buka saja pematangnya, biar ikan keluar semua. Setengah tidak percaya, tapi santri itu tidak berani nolak juga. Dia jawab, "Sendiko, Mbah."

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Tak lama, si santri membuka pematang yang membendung air tambak pelan-pelan. Sambil menunggu Mbah Imam tidak kelihatan karena masuk ke ndalem. Ketika diperkirakan Mbah Imam sudah tidak kelihatan lagi, si santri segera menutup kembali galengan tersebut.?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Tapi tiba-tiba Mbah Imam muncul di belakangnya dan mbentak, "Hei Cung, ojo ditutup neh. Dibuka wae, iwake ben golek konco!" "Hei, Kang, jangan ditutup lagi. Dibuka aja. Ikannya biar cari teman!" Si santri akhirnya tidak berani melanggar perintah lagi.?

Setelah itu, banyak orang kampung cari ikan di sungai dan dapt ikan banyak. (Imam Baehaqi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Halaqoh, Sejarah Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selasa, 13 Maret 2018

HIPSI Gelar Diskusi Bisnis dan Konsolidasi di Pesantren Al-Munawwir

Krapyak, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) bekerja sama dengan RMI NU menggelar kegiatan Sharing atau Diskusi Bisnis dan Konsolidasi bertajuk ‘Melompat Lebih Jauh’ yang bertempat di Ponpes Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta, Ahad (26/4).

Hadir sebagai narasumber diantaranya Ketua HIPSI DIY, KH Buchori Al–Zahrawi, KH Ketua HIPSI Jawa Timur KH Sulaiman, Ike Laura Krisna, Kepala Bank Mandiri Bantul, dan Gus Tanto Abdurrahman penulis buku “Dikejar Rejeki”.

HIPSI Gelar Diskusi Bisnis dan Konsolidasi di Pesantren Al-Munawwir (Sumber Gambar : Nu Online)
HIPSI Gelar Diskusi Bisnis dan Konsolidasi di Pesantren Al-Munawwir (Sumber Gambar : Nu Online)

HIPSI Gelar Diskusi Bisnis dan Konsolidasi di Pesantren Al-Munawwir

Dalam sambutannya, Kiai Buchori mengatakan, jangan sampai kita bekerja pada uang, tetapi uang yang harus bekerja pada kita. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Acara yang di selenggarakan oleh HIPSI ini tidak hanya menghimpun pengusaha dari santri, tetapi juga mencetak santri menjadi pengusaha sukses. Salah satu usaha yang dilakukan oleh HIPSI yaitu mengadakan pelatihan di berbagai Ponpes se-DIY,” tegas Kiai Buchori. 

Kiai Buchori juga memaparkan, bahwa sebuah negara dikatakan sejahtera dan maju jika jumlah pengusaha diatas 5% dari jumlah penduduk. Sedangkan di indonesia sendiri baru 1% atau sekitar 2.350.000 orang yang menjadi pengusaha. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Inilah salah satu alasan awal berdirinya HIPSI yang dinaungi oleh RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) Nahdlatul Ulama,” terangnya. (Muhlisin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Doa, Sejarah Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Senin, 12 Maret 2018

Tak Hanya Islam, NU Didirikan untuk Menjaga Negara

Purworejo, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Rais Syuriah Pengurus Cabang NU Kabupaten Purworejo KH Habib Hasan Agil Al Babud mengingatkan, kerja sama ulama dan umara (pemimpin) harus berjalan dengan baik. Di negara lain, sebuah bangsa terus dirundung pertikaian lantaran keduanya tidak bisa bersatu.

Tak Hanya Islam, NU Didirikan untuk Menjaga Negara (Sumber Gambar : Nu Online)
Tak Hanya Islam, NU Didirikan untuk Menjaga Negara (Sumber Gambar : Nu Online)

Tak Hanya Islam, NU Didirikan untuk Menjaga Negara

“Sejak didirikan tahun 1926, NU didirikan bukan saja hanya untuk menjaga Islam namun juga untuk menjaga Negara," katanya dalam pelantikan pengurus ranting NU, GP Ansor, Muslimat NU dan Fatayat NU Desa Penungkulan Kecamatan Gebang, Sabtu, di halaman desa setempat.

Dalam undang- undang desa saat ini, tambahnya, peran NU, GP Ansor NU, Fatayat NU, serta Muslimat sangat dibutuhkan di masyarakat. Badan otonom (Banom) tersebut harus bisa membantu dengan melakukan kerja sama terhadap pemerintah desa. Menurutnya, majunya NU juga tergantung atas keberadaan dan kemajuan 4 banom ini.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Semoga kita bisa mengambil manfaat, menyengkuyung pembangunan daerah secara bersama," ujar Habib Hasan.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

 

Sementara itu, mewakili pengurus NU setempat, KH Yusuf Rosyadi mengatakan, sejak didirikan oleh KH Hasyim Asyari pada tahun 1926 silam, Nahdlatul Ulama (NU) sebuah organisasi kemasyarakatan keagamaan terbesar di Indonesia bahkan di dunia belum pernah sekalipun melakukan penghianatan dan pemberontakan terhadap negara.

"Coba dicermati, Ormas yang sekarang ini ada, dalam sejarahnya pernah melakukan penghianatan terhadap negara," terangnya.

Maka, menurutnya, wajar jika menurut ulama-ulama NU, Pancasila sudah final dan NKRI harga mati. Pasalnya, dahulu ulama-ulama NU berjuang merebut kemerdekaan serta melakukan perlawanan terhadap penjajah serta pemberontakan yang dilakukan oleh orang Indonsia sendiri.

"Untuk itu NU harus bisa bersatu sesuai pesan dan warisan Nabi Muhammadi SAW. Sebagai ormas yang moderat, bisa menjadi pemomong, menghargai perbedaan, dan tidak mengganggu yang lainnya. Menjadi umat Islam yang ramah, bukan yang marah," tegasnya.

Kepala Desa Penungkulan Anang Sugiarto mengatakan, pelantikan terhadap empat Banom NU itu dilakukan sebagai bentuk regenerasi pergantian pengurus NU, GP Ansor, Muslimat dan Fatayat NU di Desa Penungkulan. "Kebetulan pembentukan empat Banom tersebut secara bersamaan, pelantikan pun dilakukan secara bersama dalam rangkaian Isra Miraj Nabi Muhammad Desa Penungkulan," katanya.(Lukman Hakim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Sejarah, Nusantara, Nasional Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Sabtu, 10 Maret 2018

Sambut Hari Ibu, IPNU dan IPPNU Tulungagung Adakan Lomba Puisi

Tulungagung, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat.

.
Sambut Hari Ibu, IPNU dan IPPNU Tulungagung Adakan Lomba Puisi (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambut Hari Ibu, IPNU dan IPPNU Tulungagung Adakan Lomba Puisi (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambut Hari Ibu, IPNU dan IPPNU Tulungagung Adakan Lomba Puisi

Memperingati hari ibu, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan  Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Tulungagung Jawa Timur mengadakan lomba menulis puisi. Kegiatan sebagai ajang lebih mengenalkan keberadaan organisasi pelajar ini di kalangan anak muda. 

"Momen hari ibu ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kreativitas pelajar dalam hal menulis puisi," kata Harris Wahyu Malindo, Jumat (22/12). Ketua PC IPNU Tulungagung tersebut berharap kegiatan akan berdampak tidak hanya pada organisasi tapi juga bisa memotivasi seluruh pelajar untuk terus berkarya, lanjutnya.

Lomba dimulai Senin (11/12) dengan syarat peserta adalah pelajar atau mahasiswa. Seluruh peserta cukup mengirimkan karya kepada panitia melalui whatsapp. Selanjutnya seluruh karya peserta diposting di website PC IPNU IPPNU Tulungagung. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Sampai hari ini sekitar 120 peserta yang mengirimkan puisi kepada panitia," tutur Nurul yang didaulat sebagai panitia pelaksana.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

120 peserta tersebut tidak hanya terdiri dari pelajar NU, tapi seluruh siswa dan siswi dari berbagai kalangan. “Hal ini menunjukan bahwa antusias pelajar dalam mengikuti lomba ini sangat tinggi,” bangganya. 

Penilaian puisi dilakukan dewan juri yang berkompeten ini melahirkan 6 juara. Para juara akan dihubungi dan mendapatkan hadiah berupa piagam penghargaan dan voucher pulsa. 

Kegiatan terselenggara atas kerjasama salah satu radio swasta. Dan puisi yang telah diterima panitia dibacakan langsung tepat di hari ibu oleh seniman muda dari PC IPNU IPPNU Tulungagung. (Puspita Hanum/Ibnu Nawawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Kiai, Sejarah Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Senin, 19 Februari 2018

MWCNU dan GP Ansor Gubug Bantu Korban Banjir Grobogan

Grobogan, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat - Sebanyak 3.300 rumah dari tujuh desa di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mengalami dampak musibah banjir akibat tanggul jebol di Desa Ngroto dan Kemiri, Gubug, Grobogan.

“(Banjir) ini karena limpasan air (sungai Tuntang) yang jebol di Ngroto dan di Kemiri,” kata Camat Gubug Teguh Harjo Kusumo, (10/11).

MWCNU dan GP Ansor Gubug Bantu Korban Banjir Grobogan (Sumber Gambar : Nu Online)
MWCNU dan GP Ansor Gubug Bantu Korban Banjir Grobogan (Sumber Gambar : Nu Online)

MWCNU dan GP Ansor Gubug Bantu Korban Banjir Grobogan

Ia melanjutkan, ada sebanyak 3 rumah di Ngroto dan 3 rumah di Kemiri hanyut diterjang air karena berada persis di depan jebolan sungai.

Sementara itu, Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) dan PAC Gerakan Pemuda Ansor Gubug telah menyalurkan bantuan kepada para korban banjir dan membuka posko di Desa Kemiri dan Ginggangtani. “Di antara yang masuk kepada kami ada bantuan dari Ansor kabupaten,” kata Sumyani, Ketua PAC GP Ansor Gubug.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ia berharap ada bantuan untuk korban pasca banjir di Kecamatan Gubug terutama bagi warga yang kehilangan rumah. “Mohon bantuan dan dukungan kagem (untuk) saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir,” paparnya.

Adapun bantuan dapat disalurkan langsung ke posko di Desa Kemiri atau Ginggangtani Kecamatan Gubug dengan menghubungi ketua PAC GP Ansor Gubug, HP 085712966769 atau disalurkan melalui rekening BRI atas nama Sumyani dengan nomor rekening 6018.01.016256.53.7. (Ahmad Mundzir/Mahbib)

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Sejarah, Santri, RMI NU Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kamis, 15 Februari 2018

Ketua Umum PBNU: Pilih Partai Sesuai Visi Misi NU

Kediri, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menegaskan agar warga NU memilih partai yang sesuai dengan visi misi organisasi ini.

Ketua Umum PBNU: Pilih Partai Sesuai Visi Misi NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Umum PBNU: Pilih Partai Sesuai Visi Misi NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Umum PBNU: Pilih Partai Sesuai Visi Misi NU

"NU selalu menjaga jarak dengan partai politik manapun, namun sebagai pendidikan politik, diharapkan sesuai dengan visi misi NU," katanya dikonfirmasi tentang sikap NU dalam berpolitik, Kamis.?

Said yang ditemui dalam pengajian memperingati tahun baru Islam 1435 Hijriah di Stadion Canda Bhirawa Pare, Kabupaten Kediri, tersebut mengatakan masyarakat cukup cerdas untuk memilih partai sesuai dengan visi misi mereka. Mereka mengetahui yang terbaik untuk mereka.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Pihaknya juga menegaskan, berpolitik atau memilih partai politik adalah hak masing-masing individu. Organisasi ini (NU) tidak pernah mengarahkan warganya untuk memilih ke partai politik tertentu.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ia juga mengapresiasi banyaknya kader NU yang terlibat politik praktis, bahkan sampai dilirik partai lain untuk ikut berpolitik baik menjadi anggota DPR ataupun menjadi calon Presiden.

"Banyak calon (dari NU) berarti bagus, kadernya banyak yang dilirik, namun soal jadi atau tidak, belum tahu," katanya.?

NU merupakan salah satu organisasi dengan basis massa yang besar di Indonesia. Dengan potensi tersebut, banyak yang mendekati organisasi ini, dengan berbagai tujuan di antaranya politik, terlebih lagi mendekati pemilihan DPR ataupun Presiden. Bahkan, kader NU juga dilirik berbagai partai politik di Indonesia.?

Seperti Ali Masykur Musa yang merupakan Ketua Umum PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) yang juga mengikuti konvensi Partai Demokrat untuk memilih calon Presiden menggantikan SBY, PKB yang didirikan sebagai organisasi politik dan di dalamnya mayoritas warga NU, serta sejumlah partai dan kader NU lain. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Tegal, Nasional, Sejarah Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selasa, 06 Februari 2018

PBNU Minta Petinggi Negara Beri Teladan Taat Hukum

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta para petinggi negara yang saat ini sedang menjalani proses hukum untuk bersikap dewasa karena perilaku mereka menjadi contoh masyarakat.

PBNU Minta Petinggi Negara Beri Teladan Taat Hukum (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Minta Petinggi Negara Beri Teladan Taat Hukum (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Minta Petinggi Negara Beri Teladan Taat Hukum

“Kalau dipanggil sebagai saksi harus datang, kalau dipanggil untuk diproses hukum, harus datang,” katanya di gedung PBNU, Jum’at.

Terkait dengan adanya kisruh KPK-Polri, ia meminta agar masing-masing isntitusi penegak hukum saling mendukung dan menjaga keharmonisan.?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Jangan mendahulukan kepentingan kelompoknya atau institusinya, apalagi pribadinya. ? Siapapun yang salah ya harus diproses secara hukum. Kalau benar ya dinyatakan benar,” tandasnya.?

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Ia juga berpesan, jangan sampai ada kesan balas dendam dan saling jegal, tetapi semuanya harus berangkat dari praduga tak bersalah.?

“Ayo diproses hukum semuanya, siapapun yang ada keterkaitan hukum, walaupun jadi KPK, hukum harus tegas. Hukum harus netral dan obyektif,” tandasnya. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Sejarah, Pendidikan Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock