Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Maret 2018

HIPSI Gelar Diskusi Bisnis dan Konsolidasi di Pesantren Al-Munawwir

Krapyak, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) bekerja sama dengan RMI NU menggelar kegiatan Sharing atau Diskusi Bisnis dan Konsolidasi bertajuk ‘Melompat Lebih Jauh’ yang bertempat di Ponpes Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta, Ahad (26/4).

Hadir sebagai narasumber diantaranya Ketua HIPSI DIY, KH Buchori Al–Zahrawi, KH Ketua HIPSI Jawa Timur KH Sulaiman, Ike Laura Krisna, Kepala Bank Mandiri Bantul, dan Gus Tanto Abdurrahman penulis buku “Dikejar Rejeki”.

HIPSI Gelar Diskusi Bisnis dan Konsolidasi di Pesantren Al-Munawwir (Sumber Gambar : Nu Online)
HIPSI Gelar Diskusi Bisnis dan Konsolidasi di Pesantren Al-Munawwir (Sumber Gambar : Nu Online)

HIPSI Gelar Diskusi Bisnis dan Konsolidasi di Pesantren Al-Munawwir

Dalam sambutannya, Kiai Buchori mengatakan, jangan sampai kita bekerja pada uang, tetapi uang yang harus bekerja pada kita. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Acara yang di selenggarakan oleh HIPSI ini tidak hanya menghimpun pengusaha dari santri, tetapi juga mencetak santri menjadi pengusaha sukses. Salah satu usaha yang dilakukan oleh HIPSI yaitu mengadakan pelatihan di berbagai Ponpes se-DIY,” tegas Kiai Buchori. 

Kiai Buchori juga memaparkan, bahwa sebuah negara dikatakan sejahtera dan maju jika jumlah pengusaha diatas 5% dari jumlah penduduk. Sedangkan di indonesia sendiri baru 1% atau sekitar 2.350.000 orang yang menjadi pengusaha. 

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Inilah salah satu alasan awal berdirinya HIPSI yang dinaungi oleh RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) Nahdlatul Ulama,” terangnya. (Muhlisin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Doa, Sejarah Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Selasa, 09 Januari 2018

Rangkul Umat Putus Asa Supaya Tidak Tergelincir Radikalisme

Way Kanan, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat - Kepercayaan umat yang putus asa dengan kondisi ekonomi dan sosial yang ada harus dikembalikan supaya tidak lebih jauh tergelincir pada kelompok yang cenderung menghalalkan segala cara untuk melakukan perubahan berlandaskan ajaran agama. Banyak hal lain perlu dilakukan guna menangkal radikalisme anti-Pancasila.

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Way Kanan H Bunyamik Sidik, cara lain adalah dengan memperkenalkan pengetahuan agama sejak dini sesuai ajaran Islam yang benar berdasarkan Al-Quran dan hadits termasuk memberikan pemahaman tentang nasionalisme.

Rangkul Umat Putus Asa Supaya Tidak Tergelincir Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)
Rangkul Umat Putus Asa Supaya Tidak Tergelincir Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)

Rangkul Umat Putus Asa Supaya Tidak Tergelincir Radikalisme

"Lalu upaya menekan kesenjangan sosial harus pula dilakukan. Selain itu, bagaimana mengajak masyarakat untuk terus memahami dan menjalankan nilai-nilai Pancasila juga harus dilakukan kontinu," ujar Bunyamin di Blambangan Umpu, Sabtu (27/2).

Pencegahan gerakan radikal anti-Pancasila juga perlu melibatkan tokoh agama, ulama dan pengasuh pesantren sebagai pengawal masyarakat dari penyimpangan-penyimpangan pemahaman dan akidah.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Ada beberapa faktor penyebab radikalisme, antara lain pemikiran, ekonomi, politik, sosial, dan pendidikan. Kemiskinan dan pengangguran dapat mengubah pola pikir seseorang dari sebelumnya baik menjadi orang sangat kejam dan dapat melakukan apa saja termasuk teror," ujar mantan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Waykanan tersebut.

Dampak pendidikan yang keliru juga sangat berbahaya. Berkaitan dengan itu, ia mengimbau pendidikan agama khususnya harus lebih diperhatikan. "Terutama ajaran agama tentang toleransi, kesantunan, keramahan, dan persatuan harus lebih banyak disampaikan. Umat putus asa harus kita rangkul," demikian Bunyamin Sidik. (Gatot Arifianto/Alhafiz K)

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Hikmah, Doa Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Sabtu, 30 Desember 2017

NU-Muhammadiyah Jadi Primadona di Pilpres

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Dua ormas Islam terbesar, NU dan Muhammadiyah masih menjadi primadona dalam ajang pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) 2014. Beberapa lembaga survei memberikan perhatian khusus pada dua ormas ini. Namun hasil survei menunjukkan kecenderungan yang berbeda di kalangan warga dua ormas ini.

Hasil survey yang dilakukan oleh Lingkaran Survey Indonesia (LSI) menemukan kecenderungan berbeda antara komunitas NU dan Muhammadiyah dalam menentukan calon presidennya. Dalam hal ini, Jokowi menang di komunitas NU (46.20% versus 40.20%). Prabowo menang di komunitas ? Muhammadiyah (48.60% vs 42.90%).

Demikianlah salah satu analisis riset Lingkaran Survei Indonesia. Survei dilakukan di awal Juni 1-9, 2014. Metode penelitian dijalankan ? secara standard dengan teknis multistage random sampling. Total responden sebanyak 2400 pemilih di 33 propinsi. Responden diwawancari tatap muka. Margin of error plus minus 2%. Survei ini juga dilengkapi riset kualitatif melalui FGD, depth interview dan media analisis, seperti dilansir oleh situs? lsi.co.id.

NU-Muhammadiyah Jadi Primadona di Pilpres (Sumber Gambar : Nu Online)
NU-Muhammadiyah Jadi Primadona di Pilpres (Sumber Gambar : Nu Online)

NU-Muhammadiyah Jadi Primadona di Pilpres

Menurut lembaga survey ini, tiga belas hari menjelang pemilu presiden ? 9 Juli 2014, total pemilih yang “GALAU” masih 32.2%. ? Istilah galau mengacu kepada jumlah pemilih yang belum menentukan pilihannya, ditambah dengan pemilih Jokowi-Jusuf Kalla yang masih ragu dan pemilih Prabowo-Hatta yang juga masih ragu. Sementara selisih kemenangan dua calon presiden itu hanya 6.3% saja. Siapa yang menang dan kalah dalam pemilu presiden adalah pasangan yang paling berhasil memenangkan hati dan pikiran 32.2% pemilih galau ini.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dari hasil survei ini, Jokowi dipilih oleh 45% responden. Namun sebanyak 8.1 % dari 45% itu yang masih ragu, dan masih mungkin berubah pandangan. Sementara Prabowo didukung oleh 38.7% publik. Namun sebesar 7.8% dari 38.7% itu juga dihinggapi ragu dan masih mungkin “pindah ke lain hati.” Sedangkan massa mengambang sebesar 16.3%. ? Dalam momen 13 hari ini mereka akan mengambil sikap

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Jika ? pemilih dipilah ke dalam aneka segmen masyarakat, Jokowi-Jusuf Kalla dan Prabowo-Hatta saling mengalahkan. ? Pasangan Jokowi menang di pemilih perempuan ? ( 48.10% versus 33.8%). Sementara pasangan prabowo menang di pemilih pria (43.20% versus 42.70%)). Jokowi menang di pemilih dengan tingkat pendidikan menengah dan rendah ( 45-48% versus 34-42%). Prabowo menang di pendidikan tinggi (43.70% vs 38.10%).?

Prabowo mengimbangi Jokowi dalam ? pemilih muslim (40.90% versus 43.30%). Namun untuk ? non-muslim, pemilih lebih banyak di ? Jokowi (67.60% versus 15.50%). ? Jokowi juga masih menang di pemilih Jawa (47.60% versus 35.20%). Namun Prabowo menang di pemilih Sunda (51.60% versus 40.90%). Kini Prabowo menang di propinsi Jabar (51.20% vs 42.60%). Tapi Jokowi menang di 6 propinsi besar lainnya: Banten, DKI, jatim, Jateng, Sumut dan Sulsel, dengan selisih sekitar 5%-10%.

Jokowi dianggap lebih peduli dengan rakyat (84.6% versus 64.2%) dan lebih jujur (76.5% versus 61.3%). Namun ? Prabowo dianggap pemilih lebih pintar (85.2% versus 81.1%) dan lebih tegas (78% versus 69.7%).

Dalam dua bulan terakhir, pendukung Jokowi banyak yang lari dari kandangnya. Jumlah dukungan Jokowi menurun mencolok di kantong besar suara: di komunitas NU, berpendidikan tinggi, beragama Islam, pemilih lelaki, propinsi Jawa Barat. ? Prosentase pemilih Jokowi yang “pindah ke lain hati” sebesar sekitar 5_10 persen. Di komunitas itu, Prabowo mengalami kenaikan sekitar ? 5-10% juga.

Bagaimana akhir pertarungan dua pasang capres yang semakin ketat ini? Kedua pasangan masih mungkin saling mengalahkan. Jokowi akan tetap menang jika ia bisa mengambi kembali pendukungnya yang “pindah ke lain hati,” pindah ke Prabowo. Sebaliknya Prabowo akan menyalip Jokowi jika ia bisa menaikkan dukungannya sekitar 5-15 persen lagi segmen pemilih besar yang kini ia masih kalah: segmen perempuan, wong cilik, komunitas NU, ? pemilih ? berpendidikan rendah, pemilih muslim, dan pemilih di propinsi Jawa Timur.

Tiga belas hari menuju 9 Jui 2014, kedua pasangan capres-cawapres harus menyiapkan pendukungnya untuk menerima baik kemenangan ataupun kekalahan. Dengan membaca trend petumbuhan dukungan capres dan cawapres, selisih kemenangan pada 9 Juli 2014 potensil hanya kecil saja,. Sangat mungkin selisih kemenangan itu hanya di bawah 5%, siapapun pemenangnya. Jika Jokowi tetap menang, atau jika ia dilewati Prabowo, selisih dukungan capres-cawapres potensial ? dibawah 5% saja, antara 51-53% ? versus 47-49. (mukafi niam)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Doa, Ubudiyah, Nahdlatul Ulama Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Senin, 25 Desember 2017

Jamuro: Memasyarakatkan Shalawat, Menyalawatkan Masyarakat

Jepara, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Jamiyyah Muji Rosul (Jamuro) Ar-Rabbaniyyin Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Jawa Tengah, sejak berdiri tahun 2007 silam sampai sekarang masih tetap eksis untuk memasyarakatkan shalawat dan menyalawatkan masyarakat.

Jamuro: Memasyarakatkan Shalawat, Menyalawatkan Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Jamuro: Memasyarakatkan Shalawat, Menyalawatkan Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Jamuro: Memasyarakatkan Shalawat, Menyalawatkan Masyarakat

Hal itu tidak lepas dari visi Jamuro yaitu menyiarkan Islam kepada Masyarakat melalui shalawat seni hadrah.

Dalam kurun waktu tujuh tahun (2007-2014) jamiyyah yang bernaung dalam Ikatan Mahasiswa Masjid Kampus Ar-Rabbaniyyin (Immaskar) ini pernah menyambangi beberapa kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur di antaranya Jepara, Kudus, Demak, Pati, Semarang, Cilacap, Bojonegoro dan Jombang.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kegiatannya pun beragam mulai pengajian, walimatul ursy, walimatul khitan, walimatut tasmiyah, sejumlah agenda kampus peresmian, wisuda, ospek, seminar nasional dan stadium general.

Jika dikalkulasi sudah ratusan kali tampil. Selain diundang dalam berbagai even, Jamiyyah yang pernah merilis album tahun 2013—Nyanyian Jiwa ini juga mengadakan kegiatan rutin.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Hal itu dikemukakan Muhammad Miqdad Sya’roni. Kegiatan rutin itu meliputi latihan rutin mingguan (Rabu malam kamis), rutinan (Senin Malam selasa Pon) bersama Habib Abu Bakar Assegaf, rutinan (Rabu malam kamis kliwon) di Masjid Jami’ Ar-Rabbaniyyin Unisnu, rutinan Istighosah di Pendopo Kabupaten Jepara dan selapanan (Senin Kliwon) pengajian Al-Hikam bersama KH Imron Djamil di Masjid Agung Jepara.

Disamping itu, mantan ketua Jamuro 2011-2014 ini menambahkan pihaknya juga melaksanakan Idaroh Jamuro setiap 2 bulan sekali di rumah anggota dan Masa Ta’aruf dan Penerimaan Anggota Jamuro (Masajaro) 2 tahun sekali.

Miqdad mengharapkan dengan shalawat hidup seseorang akan mengalami kedamaian jiwa. “Bershalawat dengan niat mencintai Kanjeng Nabi Muhammad insyaAllah hidup kita diberi kedamaian jiwa, ketenangan hati, dan keberkahan hidup,” jelasnya.

Jamuro lanjut mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu ini berusaha mengaplikasikan Iman, Islam, dan Ihsan pada ajaran Nabi Muhammad SAW serta berperan aktif membumikan sholawat dengan memanusiakan manusia pada fitrahnya juga selalu mengedepankan kebersamaan. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

Foto; penampilan Jamuro dalam sebuah acara

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Doa, Amalan, Habib Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Kamis, 21 Desember 2017

Posko NU Peduli Banjir Juwana Salurkan Pakaian Baru

Pati, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Satu truk berisi pakaian baru tiba di posko peduli bencana MWCNU-GP Ansor Juwana yang terletak di kantor MWCNU jalan Juwana-Tayu KM 2, Pati, Jawa Tengah, Ahad (2/2) pagi. Truk berisi pakaian baru itu merupakan sumbangan dari anggota DPD RI Poppy S Dharsono untuk korban banjir warga Juwana.

Posko NU Peduli Banjir Juwana Salurkan Pakaian Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Posko NU Peduli Banjir Juwana Salurkan Pakaian Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Posko NU Peduli Banjir Juwana Salurkan Pakaian Baru

Sumbangan dibagikan langsung ke seluruh warga Juwana yang terkena banjir. Pakaian merupakan kebutuhan penting setelah bahan makanan. Karena, banyak korban telah mengungsi setelah rumahnya tenggelam.

Pendistribusian dikawal langsung oleh tim posko yang terdiri dari MWCNU Juwana, GP Ansor Juwana, dan Banser Juwana yang langsung didampingi donatur.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Bantuan diharapkan bisa meringankan beban korban banjir yang sudah lama meninggalkan rumah sejak Rabu, (22/1) hingga kini. Kepedulian sosial tim NU dan donator ini setidaknya bisa menutupi kebutuhan korban.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Banjir tahun ini terbilang banjir terbesar dan terlama yang pernah ada di Juwana sehingga membutuhkan uluran tangan untuk kebutuhan hidup keseharian para korban. Hingga kini ketinggian air masih 1,5 m. Banyak orang mengungsi meskipun sebagian ada yang pulang jika rumahnya sudah bisa ditempati.

Banjir Juwana melanda hingga 27 dari 29 desa yang ada di kecamatan Juwana. Sampai sekarang kegiatan perekonomian belum pulih. Sekurangnya baru 25% aktivitas perekonomian berjalan. (Irham/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Doa Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

PKNU Gelar Muktamar I di Kapal Pesiar

Jakarta, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU akan menggelar muktamar I yang akan diselenggarakan pada 12-16 Desember 2010. Uniknya, acara akan diselenggarakan diatas kapal pesiar KM Lambelu dengan rute perjalanan Surabaya-Jakarta.



PKNU Gelar Muktamar I di Kapal Pesiar (Sumber Gambar : Nu Online)
PKNU Gelar Muktamar I di Kapal Pesiar (Sumber Gambar : Nu Online)

PKNU Gelar Muktamar I di Kapal Pesiar

Untuk pembukaan, akan diselenggarakan di pesantren Syaikhona Kholil Bangkalan Madura Jawa Timur, Ahad 12 Desember, yang akan dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Ketua PKNU Chudri Sitompul menjelaskan, penyelenggaraan muktamar diatas kapal dimotivasi oleh semangat maritim sebagai upaya untuk mencoba meyakinkan masyarakat bahwa kita adalah bangsa bahari.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

“Bangsa ini harus menyeimbangkan antara potensi laut dan darat,” katanya dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Keberangkatan ke Jakarta diselenggarakan pada tanggal 13 Desember, sekaligus untuk memperingati Deklarasi Juanda yang menetapkan Indonesia sebagai negera maritime pada 13 Desember 1957 yang kemudian diadopsi menjadi United Nation Convention on Law of the Sea (UNCLOS).

Dalam pengumuman tersebut, pemerintah menyatakan bahwa semua perairan disekitar, diantara, dan yang menghubungkan pulau-pulau atau bagian pulau yang termasuk daratan Indonesia, dengan tidak memandang luas atau lebarnya adalah bagian dari wilayah daratan Indonesia.

Beberapa kebijakan yang akan dibahas diantaranya adalah strategi menghadapi kemungkinan peningkatan Parliamentary Threshold yang kemungkinan besar akan ditingkatkan dari batasannya sekarang sebesar 3 persen.

Beberapa pilihan yang mungkin adalah melakukan marger atau konfederasi dengan partai Islam lain. Upaya konsolidasi dengan sejumlah partai Islam seperti PPP dan Partai Bulan Bintang telah digagas untuk menghadapi berbagai kemungkinan tersebut.

Muktamar ini akan diikuti oleh perwakilan dari 33 DPW dan 457 DPC, yang masing-masing mengirimkan lima orang utusan.

Chudri menyatakan, sejauh ini tidak ada usulan untuk merubah PKNU dari partai Islam menjadi partai terbuka seperti yang dilakukan oleh sebuah partai Islam menengah. “Kita memperjuangkan Islam untuk bangsa, bukan Islam untuk Islam saja,” paparnya.

Para kiai sepuh yang merupakan pendiri dan pendukung PKNU akan turut pula dalam perjalanan tersebut. Bagi generasi tersebut, perjalanan dengan menggunakan kapal laut bukan hal yang baru karena pada zaman mereka, berhaji masih menggunakan kapal laut. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Bahtsul Masail, Doa Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Rabu, 20 Desember 2017

Pelajar NU Bondowoso Kerja Bakti di Makam Pahlawan

Bondowoso,

Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Korps Pelajar Putri (KPP) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Bondowoso menyelenggarakan kerja bakti yang dirangkai dengan pembacaan tahlil di Makam Pahlawan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Kerja bakti dilakukan dengan membersihkan area sekitar makam pahlawan yang terletak di Jalan Diponegoro, sebelah barat Kantor Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso. Aksi sosial ini diikuti kurang lebih 20 kader IPNU-IPPNU, Jumat (25/3).

Pelajar NU Bondowoso Kerja Bakti di Makam Pahlawan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Bondowoso Kerja Bakti di Makam Pahlawan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Bondowoso Kerja Bakti di Makam Pahlawan

Muhammad Saiful Rijal, kordinator pelaksana kegiatan tersebut menyatakan, peserta bakti sosial kali ini berasal dari angkatan Diklatama Ke-2 yang berlangsung di Cermee kemarin. Ia berharap kegiatan ini meningkatkan nasionalisme generasi muda dan semangat mereka dalam menjaga kelestarikan lingkungan.

Sementara itu, Seketaris Pimpinan Cabang IPNU Saifuddin di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan, kerja bakti dan sosial kali ini bertujuan untuk mengenang sejarah perjuangan para pahlawan.?

Makam pahlawan ini merupakan tempat orang-orang yang selama hidupnya ikut memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Saifuddin berharap semangat juang yang meraka lakukan selama hidup terus mengalir dan dapat ditiru kader-kader DKC CPB IPNU dan KPP IPPNU Kabupaten Bondowoso. (Ade Nurwahyudi/Mahbib)

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Ahlussunnah, Doa, Quote Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock