Senin, 12 Maret 2018

Tak Hanya Islam, NU Didirikan untuk Menjaga Negara

Purworejo, Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Rais Syuriah Pengurus Cabang NU Kabupaten Purworejo KH Habib Hasan Agil Al Babud mengingatkan, kerja sama ulama dan umara (pemimpin) harus berjalan dengan baik. Di negara lain, sebuah bangsa terus dirundung pertikaian lantaran keduanya tidak bisa bersatu.

Tak Hanya Islam, NU Didirikan untuk Menjaga Negara (Sumber Gambar : Nu Online)
Tak Hanya Islam, NU Didirikan untuk Menjaga Negara (Sumber Gambar : Nu Online)

Tak Hanya Islam, NU Didirikan untuk Menjaga Negara

“Sejak didirikan tahun 1926, NU didirikan bukan saja hanya untuk menjaga Islam namun juga untuk menjaga Negara," katanya dalam pelantikan pengurus ranting NU, GP Ansor, Muslimat NU dan Fatayat NU Desa Penungkulan Kecamatan Gebang, Sabtu, di halaman desa setempat.

Dalam undang- undang desa saat ini, tambahnya, peran NU, GP Ansor NU, Fatayat NU, serta Muslimat sangat dibutuhkan di masyarakat. Badan otonom (Banom) tersebut harus bisa membantu dengan melakukan kerja sama terhadap pemerintah desa. Menurutnya, majunya NU juga tergantung atas keberadaan dan kemajuan 4 banom ini.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

"Semoga kita bisa mengambil manfaat, menyengkuyung pembangunan daerah secara bersama," ujar Habib Hasan.

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

 

Sementara itu, mewakili pengurus NU setempat, KH Yusuf Rosyadi mengatakan, sejak didirikan oleh KH Hasyim Asyari pada tahun 1926 silam, Nahdlatul Ulama (NU) sebuah organisasi kemasyarakatan keagamaan terbesar di Indonesia bahkan di dunia belum pernah sekalipun melakukan penghianatan dan pemberontakan terhadap negara.

"Coba dicermati, Ormas yang sekarang ini ada, dalam sejarahnya pernah melakukan penghianatan terhadap negara," terangnya.

Maka, menurutnya, wajar jika menurut ulama-ulama NU, Pancasila sudah final dan NKRI harga mati. Pasalnya, dahulu ulama-ulama NU berjuang merebut kemerdekaan serta melakukan perlawanan terhadap penjajah serta pemberontakan yang dilakukan oleh orang Indonsia sendiri.

"Untuk itu NU harus bisa bersatu sesuai pesan dan warisan Nabi Muhammadi SAW. Sebagai ormas yang moderat, bisa menjadi pemomong, menghargai perbedaan, dan tidak mengganggu yang lainnya. Menjadi umat Islam yang ramah, bukan yang marah," tegasnya.

Kepala Desa Penungkulan Anang Sugiarto mengatakan, pelantikan terhadap empat Banom NU itu dilakukan sebagai bentuk regenerasi pergantian pengurus NU, GP Ansor, Muslimat dan Fatayat NU di Desa Penungkulan. "Kebetulan pembentukan empat Banom tersebut secara bersamaan, pelantikan pun dilakukan secara bersama dalam rangkaian Isra Miraj Nabi Muhammad Desa Penungkulan," katanya.(Lukman Hakim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat Sejarah, Nusantara, Nasional Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat

Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nahimunkar: Berita Islam & Aliran Sesat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock